Friday, June 10, 2016

Pohon Sikas Samping Rumah

Pohon Sikas, siapa yang tidak tahu? Tanaman ini merupakan jenis tanaman jurasik yang berumur ± 240 juta tahun. Konon katanya yanaman ini menjadi menu utama para dinosaurus. Hebatnya, pohon sikas dapat hidup di daerah tropis maupun sub tropis. 

Mengingat akan hebatnya pohon sikas, saya-pun ingin menanm di taman sebelah rumah. Berharap tanaman ini hadir sebagai solusi kegersangan di lingkungan rumah. Tanaman yang biasa disebut pakis haji ini perlu teknik khusus agar bisa dibudidayakan. Dengan hanya perlu mengelurkan uang senilai Rp60.000,00, Saya dapat membawa pulang Fem palm (orang amerika menyebutnya) yang merupakan tanaman dengan dua kelamin yakni jantan dan betina. 

Sudah hampir 2 bulan saya menanamnya, pohon sikas-pun tumbuh subur dihalaman rumah. Ini buktinya. 

Pohon siaks Samping Rumah
Masih kecil memang, karena harganya murah jadi saya dapat yang kecil. Jika kalian ingin mendapatkan yang lebih besar, Anda dapat mengeluarkan dana sekurang-kurangnya Rp650.000,00. 

Berkat info dari zonacara.com saya merawat pohon sikas dengan cara sebagai berikut. 

1. Penyiraman 

Penyiraman sebaiknya dilakukan pada saat sore hari. Namun, mengingat aktifitas saya di Semarang, bisanya cuman satu kali seminggu. Alhamdullillah pohon ini masih hidup. Jelas saja, pohon ini tidak perlu banyak air untuk kebutuhan pohon ini. 

2. Media Tanam yang Pas 

Saya hanya menggunakan media tanam seperti kebanyakan orang gunakan. Hanya saja saya gunakan pupuk kandang sebagai suplemennya. Agar kondisi lingkungan tetap aman. 

3. Pemupupukan 

Seperti saya ungkpakan diatas, untuk pemupukan Anda dapat menggunakan berbagai macam jenis pupuk kandang. Paling tidak satu minggu sekali untuk menjaga kesehatan pohon dinasaurus ini. 

4. Pencahayaan 

Sikas sangat menyukai sinar matahari secara langsung. Maka dari itu, saya letakkan pohon ini pada tempat yang memiliki intensitas caha yang tinggi. 

Demikian tadi sharing saya mengenai pohon sikas samping rumah. Semoga memberi referensi Anda untuk menanam pohon yang sama. Salam.

0 comments:

Post a Comment