Skip to main content

Stasiun Indralaya dan KA Kertalaya

Bagi Anda Warga Palembang pasti tidak asing dengan daerah bernama Indralaya. Daerah ini terletak antara jalan Palembang dan Prabumulih termasuk di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Stasiun yang dibuka pada 13 Maret 2008 ini merupakan Stasiun Ujung (Terminus). Stasiun Indralaya sendiri dipimpin oleh Seorang Kepala Stasiun dan beberapa PPKA. Sistem persinyalan Syasiun ini  masih menggunakan sinyal mekanik dimana tenaga penggeraknya masih menggunakan tuas-tuas bertenaga manusia. Stasiun Indralaya sangat istimewa karena hanya melayani Satu kereta yaitu KA Kertalaya.

KA Kertalaya merupakan Kereta Api yang menghubungkan Stasiun Kertapati dengan Indralaya sehingga disebut juga Kertalaya. Kereta ini merupakan KA Perintis yang sumber pembiayaannya dibiayai oleh Pemerintah. Tujuan utama dibangunnya Stasiun Indralaya dengan KA Kertalaya adalah untuk melayani keluarga besar UNSRI (Universitas Sriwijaya) yang terletak di Indralaya. Dengan adanya Kereta Api Kertalaya diharapkan Mahasiswa UNSRI dapat dengan mudah dan cepat terhubung dari Kota Kertapati dengan Indralaya.
KA Kertalaya Stabling di Stasiun Indralaya
Di Bangunnya Moda transporasi ular besi merupakan salah satu usaha dari pemerintah untuk mobilitas penduduk Palembang. Mengingat, Kota palembang dengan Indralaya letaknya cukup jauh dan semakin padatnya perjalanan darat dari Palembang dan Prabumulih. Karena dibiayai oleh pemerintah maka KA Perintis Kertalaya ini sangatlah terjangkau oleh penumpangnya. Saat ini tiket KA Kertalaya hanya Rp3.000,00. Anda juga dapat menikmati layanan KA ini dengan KA Kertalaya No.S13 dengan Rute Kertapati pukul 7.30 dan sampai di Indralaya pukul 08.00 WIB. Sedangkan untuk KA Kertalaya dengan No.S14 Rute Indralaya pukul 14.18 dan sampai di Kertapati pukul 14.48 WIB.

KA Kertalaya dapat berjalan hingga 100 Km/Jam dengan Jarak Stasiun Kertapati dengan Stasiun Indralaya adalah sejauh 51,2 Km. Menggu Lokomotif Diesel (KRD) buatan PT INKA dengan 4 Kereta Ekonomi AC. PT INKA sendiri menghabiskan waktu selama 2 tahun untuk membuat KA ini dengan dana yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp 15 Milyar.

Beberapa waktu yang lalu, masimam.com sempat memotret dan merekam Stasiun Indralaya dan KA Kertalaya yang dapat anda lihat pada halaman youtube sebagai berikut:

Sangat beruntung sekali, masimam.com sebagai railfans dapat melihat dan menyaksikan KA Kertalaya di Stasiun Indralaya. Keberadaan kereta ini sangat menyanyat hati karena kereta yang diperuntukkan untuk mahasiswa ini sangat sepi peminat. padahal harga yang ditawarkan dan jadwal yang diberikan telah mengakomodir kebutuhan mahasiswa. Lambat laun, jika tidak ada peminat untuk menaiki moda transportasi ini, bisa saja KA Kertalaya dihentikan. Untung saja KA ini masih dibiayai atau didanai oleh pemerintah sehingga dapat bertahan hingga saat ini.

Bagi mahasiswa Unsri dan warga Palembang, Ayo galakkan naik kereta api. Selain lebih cepat, keamanan juga terjamin. Ayo naik kereta api!!





Referensi:
  • Wikipedia.org, 22 Januari 2017, Stasiun Indralaya, diperoleh pada tanggal 25 April 2017 disitus:https://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Indralaya
  • Trijyafmplg,2015, mahasiswa unsri kembali nikmati kereta kertalaya, diperoleh pada tanggal 25 April 2017 disitus: http://trijayafmplg.net/berita/2015/01/mahasiswa-unsri-kembali-nikmati-kereta-kertalaya/
  • Wikipedia, 2009, Bus Rel Kertalaya, diperoleh pada tanggal 25 April 2017 pada situs: https://id.wikipedia.org/wiki/Bus_rel_Kertalaya


Comments