Tuesday, July 25, 2017

Kenapa Perusahaan Perlu adanya Audit Internal

Dewasa ini sering sekali kita mendengar kata auditor. Apalgi semenjak era reformasi, fungsi auditor sangatlah diperlukan oleh negara secara umum dan perusahaan secara khususnya. Dari masa kemasa peran auditor sangatlah besar untuk ikut membantu negara mengurangi tingkat korupsi. Sangat tidak mudah untuk memberangus korupsi di negeri ini karena korupsi dilakukan dengan sistem yang sangat komplek dan sudah melibatkan banyak orang.
Ilustrasi oleh: cdns.klimg.com
Saya tidak akan membahas mengenai korupsi dinegeri ini, namun lebih tertarik untuk membahas dalam lingkup yang lebih kecil yaitu perusahaan. Perusahaan tempat kita bekerja sangatlah membutuhkan tenaga Audit internal. Kenapa? Banyak sekali alasan yang dapat menjawab pertanyaan kenapa perusahaan memerlukan tenaga auditor.  Salah satu fungsi Auditor internal adalah Sebagai pemberi assurance yang independen dan objektif .

Auditor dapat berfungsi sebagai pemberi informasi yang dapat digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan dari lembaga yang independen dan objektif. Sebagai orang yang berapa di tingkat teratas manajemen (top management) pasti memerlukan laporan sebagai pertanggungjawab kepada perusahaan. Apabila laporan tersebut disajikan oleh orang yang mengerjakan pekerjaan tersebut maka disinyalir laporan pertanggungjawaban dapat "dibuat-buat". Adanya Auditor internal untuk mengurangi resiko tersebut sebagai lembaga yang independent dan objektif untuk menghasilkan laporan yang accountable. Sebagai internal audit akan memberikan rekomendasi yang diharapkan dapat memberikan perbaikan perusahaan dimasa yang akan datang.

Dengan adanya Auditor internal, minimal mengurangi risiko perusahaan mengalami kerugian karena tidak efektif, efisien dan ekonomis. Sudah banyak sekali lembaga pengembangan manajemen mutu yang mensyaratkan agar perusahaan memiliki internal audit. Namun penggunaan audit internal sendiri bergantung dengan kebutuhan perusahaan.

Sebagai contoh keberhasilan internal audit adalah pada PT Serba Mulia Auto (SMA) di Samarinda, Kalimantan Timur. Dimana auditor internalnya berhasil menemukan uang senilai Ro 25 Milyar yang ditilap oleh suami istri (pegawai) perusahan tersebut. Silahkan kunjungi link ini: https://news.detik.com/berita/3552723/tilap-duit-dealer-rp-25-m-pasutri-di-kaltim-belanja-mobil. Contoh tersebut setidaknya memberikan sedikit gambaran betapa perlunya perusahaan memiliki audit internal. Terutama bagi perusahaan yang sedang berkembang dan ingin mencapai tata kelola perusahaan yang baik.

Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran untuk perbaikan tulisan ini. Silahkan kirimkan email atau cukup memberikan komentar pada kolom yang telah disediakan. Terimakasih telah berkenan untuk membaca artikel yang jauh dari sempurna ini.

0 comments:

Post a Comment