Wednesday, September 19, 2018

Vero, Medsos pengganti Path?

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tangga 17 September 2018, media sosial path mengumumkan kepada khalayak bahwa aplikasi mereka resmi akan ditutup. Namun, kalian tidak perlu khawatir karena pihak path memberikan waktu tenggang untuk mengunguh dan mengenang akun media sosial tersebebut. Berikut timline yang dijelaskan path
Vero-True Social

  1. 17 September 2018 Pengumuman Path ditutup; 
  2. 1 Oktober 2018 Path menghentikan akses platform; dan 
  3. 11 November 2018 Customer service Path sudah tidak bisa melayani. 
Bagi kalian yang sudah terbiasa menggunakan path tentu saja sedih kan? Mengingat keberadaannya sudah sekitar 8 (dibuka 2010) tahun menemani. Namun kalian tidak perlu bersedih hati, karena ada aplikasi media sosial yang menyerupai path. Apakah itu? Namanya vero. Sebelum menggunakan "vero", silahkan ucapkan selamat tinggal pada path dan jangan lupa ucapkan terimakasih karena telah menemani selama ini. 

Ok, kembali lagi ke vero. Saat ini aplikasi ini sedang menjadi trending topic mengingat aplikasi ini memiliki fitur menyerupai path. Vero sendiri sudah hadir sejak 2016 lalu dan kelihatannya tahun ini akan menjadi keberkahan bagi mereka. Melihat di google Play store saja, vero sudah berada di urutan ke-3 besar media sosial pada 19 september 2018. Posisi yang sangat bagus bukan? Namun di aplikasi app store, vero masih diposisi 17. 

Konsep dari media sosial vero adalah sharing rekomendasi dari film hingga buku. Selain itu, vero membedakan jenis kategori pertemanan yaitu friend, close friend, provate dan acquaintance. Bukan itu saja, pengguna juga dapat memposting foto, link, film, buku, musik dan lokasi yang menjadi andalan fiture path. Fitur lainnya yang sedang hits saat ini adalah pesan instan. 


Beberapa orang sudah mencoba aplikasi vero, memang sedikit berat sih seperti path. Mengingat banyaknya fiture yang mereka berikan. Ada yang bilang penggunaan aplikasi vero lebih berat daripada path. Wah.. perlu segera diperbaiki nih! Soalnya saya sendiri sudah tidak menggunakan path setelah mengetahui aplikasi tersebut banyak memakan kuota dan cenderung berat / loading lama (lola). Maklumlah... prinsip efisiensi. :) 

Tapi tidak ada salahnya kalian mencoba aplikasi yang digadang-gadang sebagai pengganti path ini. Kalau sudah mencoba, jangan lupa berikan komentarnya di blog ini ya gaes. 

Tuesday, September 18, 2018

8 Hal Lebih Serem Daripada Valak "The Nun"


Film The Nun dengan bintang valaknya sangatlah seram. Tapi bagi kaum laki-laki ada 8 hal yang lebih serem daripada film tersebut. Berikut ini 8 hal yang lebih serem dari pada vlak versi masimam com.
Ilustrasi oleh : http://static.setipe.com

1. Calon Mertua Galak 

Bagi cowok yang lagi pedekate dengan keluarga pacar, hal yang pertama ditakuti adalah mertua galak. Ya.. sangat galak,. Coba banyangkan saja saat kamu kerumah di Doi, dan bapaknya yang kumisan itu menunggu di depan rumah sambil memasang muka masam. Hiii... serem ga-es. 

2. Keselek biji Salak 

Anda pasti pernah keselek. Apa saja yang biasanya membuat anda keselek? Saat minum kan biasanya? Nah... jika Anda keselek biji salak gimana ga-es? Gak kebanyang deh seremnyaa... 

3. Cinta mati tapi di Tolak 

Setiap orang pasti punya cinta pertama atau cinta mati. Semua hal dilakuin untuk mendapatkan sang pujaan hati. Tapi tidak semua cinta kita akan diterima doi bukan? Karena si Doi juga pasti punya dambaan hati yang lain. Sungguh tragis ga-es, Cinta mati tapi di tolak. 

4. Kena Palak 

Punya uang Cuma seratus ribu, buat beli kuota hape. Saat berjalan di sebuah gang malah kena Palak. Apes deh... mending ketemu valak daripada kena palak. Uang satu-satunya lagi. Harus kerja seharian buat dapet uang segitu. 

5. Disamperin Kecoak 

Mungkin hanya sebagian cowok yang takut dengan binatang satu ini. Yaa.. kecoak ga-es. Binatang melata yang hidup do tempat-tempat kotor itu memang kempling. Tapi gak tau kenapa lebih menyeramkan daripada Valak. 

6. Kepala jadi Botak 

Nah, dewasa ini banyak sekali tren rambut yang bisa di bentuk. Apalagi ada pomed buat membentuk gaya rambut suka-suka. Nah,,, yang paling ditakuti bagi kebanyakan orang adalah gejala kebotakan ga-es. Jadi, milihketemu Valak atau kepala jadi Botak? 

7. Naik Motor Dibelakang Emak-emak 

Nah, emak-emak naik motor sangatlah viral di media masa. Serem ga-es!! Riting kanan beloknya kekiri. Hanyoo.. kalau ketemu emak-emak saat naik motor apa yang kamu pilih? Berhenti, balik arah atau ketemu valak? 

8. Di Suruh Masak 

Cowo bisa masak sih idaman banget. Tapi hal ini justru sangat ditakuti oleh sebagian cowo. Banyak sekali cowo tidak bisa masak. Entah keasinan, rasa hambar atau masakan jadi gak karuan. Bisa-bisa keringat dingin gaes. Apalagi yang nyuruh masak mertua galak? Hanyo gimana? Berani? 

Demikian tadi beberapa hal yang menyeramkan daripada valak. Jayus siihh.. tapi gak apa-apa namanya juga usaha buat kamu tertawa. Terimaksih telah mengunjungi masimam com. Situs yang ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Terimaksih !

Monday, September 17, 2018

Peliharaan Baru, Kura-kura Brazil Punya Fakta

Beberapa waktu yang lalu, Masimam diberi oleh teman kura-kura. Tidak tahu namanya apa, yang jelas ciri-cirinya adalah ada warna kuning/orange di belakang kuping si kura. Usut punya usut, kura-kura tersebut adalah kura-kura brazil. Seperti ini, penampakan kura-kura brazil tersebut.
Kura-kura brazil atau "red-ear slider"
Karena penasaran dengan dengan jenis kura-kura ini, masimam coba searching dan menemukan beberapa fakta seperti berikut.

1. Berasal dari Amerika Serikat
Walaupun dikenal di Indonesia sebagai kura-kura brazil atau dikenal juga sebagai "red-ear slider", ternyata kura-kura ini berasal dari bagian Amerika Serikat.

2. Banyak Warna
Kura-kura ini memanglah sangat colour full karena selain memiliki warna merah dibelakang mata sehingga menyerupai telinga, warna tempurungnya-pun memiliki warna antara hijau dan kuning. Sangat indah jika anda letakkan dalam aquarium dengan air yang sangat jernih.

3.  Daya Tahan yang Kuat
Kura-kura ini merupakan kura-kura yang sangat kuat. Sangat khas sekali dengan hewan-hewan kuat dari amerika selatan karena mudah sekali beradaptasi dengan lingkungannya. Saking kuatnya, kura-kura ini mampu hidup hingga 20 tahun dan panjang hingga 30 Cm. Hebat kan?!

4.  Berkemban biak dengan bertelur
Seperti jenis kura lainnya, "red-ear slider" berkembang biak dengan cara bertelur. Jumlahnya puluhan yaitu antara 20 hingga 45 butir telur setiap tahunnya. Bulan yang dipilih untuk berkembang biak adalah antara bulan agustus hingga september sebelum musim hujan gaes. Butuh waktu sekitar 3 minggu untuk para kutik menetas.

5. Kotorannya adalah sarang bakteri
Kura Brazil merupakan hewan yang suka berenang dalam air sehingga dia suka pup di aer. Menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa jika kebersihan kolam atau aquarium tidak diperhatikan, maka kotoran kura ini akan menjadi sarang bakteri dan kuman. Bahaya gaes!!

6. Binatang Omnivora
Hewan ini adalah pemakan segalanya atau omnivora. Makanan favoritnya adalah sayuran seperti kangkung dan wortel, Pelet ikan, Serangga dan cacing, Ikan dan daging ayam. Wah,,, kalau semuanya dimakan gitu, berarti jauh-jauhkan dari ikan peliharaan kalian ya bosque.

7. Bisa sakit juga
Yaiyalah, namanya juga mahluk hidup ya pasti bisa sakit. kebanyakan kura-kura brazil sakit karena kurang bagusnya kualitas air, kurang pencahayaan dan gizi yang kurang baik. Ciri-cirinya adalah tidak napsu makan, pernafasan yang buruk (pilek), mata bengkak (biasanya kura sering menutup matanya) dan perubahan warna atau bercak putih di tempurungnya.

8. Harga bervariasi
Karena jenis kura-kura ini bukan termasuk hewan langka atau dilindungi maka banyak sekali dijual dipasaran. Bahkan dijual onlen juga lho... harganya berkisar ribuan hingga jutaan. tergantung ukuran tubuh dan keunikan "red-ear slider" ya gaes!

Nah, beberapa fakta peliharaan baru masimam sudah dipegang. Sekarang saatnya merawatnya dengan baik hingga tidak sakit dan justru malah mati. Aamiin.
Buat teman-teman yang memiliki cerita menarik mengenai kura-kura brazil atau "red-ear slider" dapat komentar di kolom yang sudah tersedia atau kontak saya ya bro... :)

Monday, September 3, 2018

Kereta Bergerigi Ternyata Masih Ada

Cuaca sangat cerah dan udara masih sangat sejuk. Itulah yang dapat digambarkan ketika kami berada di Stasiun Ambarawa. Museum Kereta Api Ambarawa (ABR) adalah sebuah stasiun kereta api kelas I yang sekarang dialihfungsikan menjadi sebuah museum serta merupakan museum perkeretaapian pertama di Indonesia. Museum ini mengajak kita untuk bernostalgia ke zaman dahulu kala ketika angkuatan kereta api sangat berjaya. Museum yang terletak pada ketinggian +474,40 meter ini terhubung dengan Stasiun Bedono di kecamatan Jambu pada ketinggian +711. Karena daerah yang menanjak tersebut, maka diperlukan kereta bergerigi agar wilayah tersebut dapat dijangkau. Hebatnya gaes, jalur Ambarawa Bedono yang pembangunannya selesai pada tanggal 1 Februari 1905, sampai hari ini bisa kita nikmati.


Sejarah dari Stasiun Ambarawa ini adalah dahulu bernama Stasiun Willem I. Nama willem I sendiri diambil dari benteng yang berdiri kokoh di dekat Stasiun tersebut dan untuk menghargai jasa-jasa raja belanda yang bertahta pada zaman tersebut. Tujuannya adalah untuk mempermudah mobilisasi tentara belanda.

Hingga Indonesia merdeka, sebenarnya jalur Amabarawa Yogyakarta masih aktif, namun banjir lahar karena erupsi merapi pada 1972 mebuat kereta api tidak dapat bergerak hingga magelang. Penutupan jalur kereta api Yogyakarta–Magelang–Secang pada tahun 1975 akhirnya dilakukan dan ternyata berdampak pada Stasiun Ambarawa. Karena keprihatinan terhadap kereta api uap yang berguguran karena dimakan usia maka pemerintah pada tahun tersebut akhirnya sepakat menjadikan Stasiun Willem I untuk menjadi Museum Ambarawa.

Ikut bangga karena usaha untuk melestarikan kereta uap dan bergerigi berhasil paling tidak sampai saat ini rute kereta uap Stasiun Ambarawa – Bedono dan Ambarawa – Tuntang aktif melanyani secara reguler pengunjung museum pada hari sabtu dan minggu. Kereta wisata Ambarawa–Tuntang dijalankan secara reguler menggunakan lokomotif diesel, tetapi dapat juga menggunakan kereta Uap. Untuk perjalanan reguler terdapat jadwal kereta api yang berangkat pada pukul 10.00, 12.00, dan 14.00. untuk perjalan reguler ini, kita dapat membayar tiket senilai Rp50.000 untu relasi Ambarawa – Tuntang PP.


Sedangkan untuk menikmati kereta Uang bergerigi dari Stasiun Ambarawa ke Stasiun Bedono, Anda harus menyiapkan uang sebesar Rp15 Juta. Harganya memang sepadan dengan keindahan alam dan tenaga untuk mempersiapkan kereta uap tersebut. Persiapan untuk mendidihkan air agar menjadi uap menggunakan api dari kayu jati berkisar antara 30 sampai dengan 60 menit. Apalagi menurut penjelasan Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Edi Suswoyo yang di cuplik dari Kompas.com, jalur bergerigi, yang pernah digunakan Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij pada 1905, tersebut merupakan satu dari tiga yang tersisa di dunia. Dua lainnya berada di India dan Swiss.

Untuk menggambarkan suasana Kereta Api di Stasiun Ambarawa, silahkan saksikan videonya:


Terimakasih telah mengunjungi masimamcom, silahkan like fanspage dan subscribe youtube masimamcomTV.