Skip to main content

8 Transformasi Kereta Api Indonesia

Kerea Api Indonesia sudah berumur 73 tahun. Dalam usianya yang matang bagi sebuah perusahaan banyak sekali hal-hal yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan publik. Berikut ini adalah transformasi Kereta Api Indonesia versi masimamcom. 
8 Transformasi KAI

1. Penumpang Lebih Tertib 

Anda pasti ingat dengan penumpang diatas gerbong, penumpang berjejalan di Stasiun?! Sekarang hal itu sudah tidak terlihat lagi. PT KAI sudah membuat sistem sedemikian rupa untuk menata penumpang dengan cara memberlakukan sistem boarding, check-in dengan menunjukan bukti identitas diri dan memastikan penumpang mendapat kursi ketika berada di atas kereta. Apabila ada penumpang gelap atau penumpang yang tidak sesuai tiket maka dapat diturunkan di Stasiun terdekat. Dengan sistem ini penumpang sangat tertib sekali. 

2. Fasilitas Umum Sangat Baik 

Fasilitas umum sangat baik sekali. Pelayanan prima nampaknya menjadi tagline untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang. Lihat saja lantai Stasiun yang sudah pakai granit, toilet yang sangat bersih, musholla, unit kesehatan, dan ruang khusus ibu menyusui juga disediakan. Hebatnya lagi, semua fasilitas umum sangat ramah untuk para defable. Semua perbaikan fasiltas tersebut sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM). 

3. Banyak Kereta baru 

Buat Anda yang suka naik kereta, pasti sudah tahu wajah baru kereta api kita sekarang. Banyak sekali kereta baru bermunculan. Kereta api yang menggunakan bahan stenless itu menghiasi perjalanan Anda. Selain menggantikan kereta lama yang rata-rata berumur 70 tahun, kereta api baru lebih baik dalam berbagai hal. Contohnya body lebih stabil, kursi disesuaikan sedimikian rupa, dan ada tambahan lubang untuk mendengarkan musik. Fasilitas seperti stop kontak, toilet ramah lingkungan dan lampu LED juga pasti sudah ada dong.. Kereta baru kita adalah buatan anak negeri yaitu PT INKA. ketika masimam naik kereta baru ini, rasanya lebih seger atau tidak capek ketika sampai tujuan. Padahal perjalanan berkisar 7 Jam lho. 

4. Rail Ticketing System 

Sejak tahun 2012-an kereta api sudah mulai menggunakan sistem tiket yang sangat baik. Namun sistem tersebut bekerjasama dengan PT Telkom sebagai rekanan. Sekarang ini, PT KAI sudah dapat membuat sistem pertiketan sendiri dengan nama Rail Ticketing System New Generation (RTS NG). Walaupun untuk sementara penggunaan sistem ini masih pada kereta-kereta lokal. Namun hal ini juga pantas diapresiasi karena dengan kaki sendiri PT KAI sudah dapat membuat sistem pertiketan yang mengakomodir kebutuhan penggunanya. 

5. Sleeper Train 

Nah, kereta ini merupakan kereta VIP PT KAI. Sleeper train merupakan kereta yang disediakan khusus buat para penumpang VIP yang ingin mendapatkan fasilitas kereta tidur. Jadi, kursi yang ada pada sleeper train tersebut dapat berubah menjadi tempat tidur yangs angat nyaman. Selain itu, ada pula LCD yang dapat digunakan untuk memutar film yang ada pada monitor. Kereta yang dinamai Luxury yersebut dapat dipesan melaui channel-channel yang telah disediakan. Harganya tentu saja untuk VIP ya gaes! 

6. Light Rail Transit (LRT) 

Sistem kereta ringan ini merupakan sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan di Kota Palembang dan Jakarta. 2 Proyek LRT yaitu di kota jakarta dan palembang juga diperuntukan untuk menyambut gelaran olahraga se asia atau asian games. Saat ini proyek LRT Palembang sudah selesai dan sudah digunakan untuk melayani penumpang. Terselesaikannya LRT Palembang merupakan transformasi PT KAI yang patut diapresiasi karena pada tahun ini KAI mengoperasikan LRT yang sangat berbeda dengan jenis kereta terdahulu. 

7. Kereta Bandara 

Beberapa waktu yang lalu, PT KAI melalui anak perusahaannya berhasil membuka KA Bandara Soekarno Hatta. Kereta Bandara ini merupakan kereta Bandara kedua serelah KA Bandara Kualanamu. Patut disyukuri bahwa pembangunan di Jakarta merupakan bukan sesuatu yang mudah. Dari awal pembebasan lahan hingga pengadaan KA Bandara dengan PT Inka sebagai supliernya, selalu ada masalah yang dihadapi. Namun dengan kegigihan dan upaya untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang menghubungkan antara Bandara dengan daerah Kota, maka masalah tesebut dirubah menjadi tantangan. Alhasil, Awal tahun 2018 KA Bandara sudah berhasil dioperasikan. Mantab!! 

8. Kereta Premium 

Gosip beberapa tahun belakangan ini bahwa akan ada penghapusan kereta ekonomi. Nampaknya hal itu akan terjawab dibeberapa tahun kedepan. Kenyataannya PT KAI sudah tidak menggunakan KA Ekonomi maupun bisnis pada KA Harina. Menggunakan kereta premium yang disinyalir lebih bagus daripada KA Ekonomi (K3) ataupun KA Binis (K2). Saya pikir memang demikian. Jika diperhatikan pada K3 atau K2, pada kursi tidak ada sekat untuk membatasi antar penumpang dan kursinya tidak bisa diatur (recycling). Pada KA Premium yang sudah banyak beredar, selain KA Harina, KA Kaligung sudah menggunakannya terlebih dahulu. Apresiasi dari para penumpang sangat baik sekali. KA Premium di claim lebih manusiawi dariapda KA Ekonomi maupun bisnis. Wahh... itu luar biasa. Bisa dibanyakin tuh KA Premium. 

Sebenarnya banyak sekali prestasi yang menjadi transformai PT KAI. Seperti CC 121 yang selalu mendapat penghargaan dari dalam maupun luar negeri, ataupun inovasi yang lainnya. Namun penjabaran 8 transformasi KAI tadi paling tidak mewakili. 

Terimakasih sudah mengunjungi masimamcom. Ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Jangan Lupa Subscrbe channel Youtube atau Ikuti media sosial lainnya. Salam hangat buat kalian semua. Trims!!

Comments

Popular posts from this blog

Prosedur, Teknik dan Bukti Audit

Dalam pelaksanaan audit, auditornharus melakukan pengumpulan bukti. Urutan langkah yang ditempuh oleh auditor dalam rangka memperoleh bukti disebut prosedur audit.
Arens terjemahan Wibowo (2004:242) mendefinisikan bahwa “prosedur audit (audit procedure) adalah metode atau teknik yang digunakan auditor untuk memperoleh dan menilai suatu bukti.”


Sedangkan, jenis-jenis prosedur audit yang dipergunakan dalam pemeriksaan diantaranya:
1. Inspecting, meliputi pemeriksaan atau penelitian secara cermat atas dokumen dan catatan secara detail. Juga meliputi pemeriksaan fisik atas aktiva berwujud untuk memperoleh pengetahuan langsung mengenai eksistensi dan kondisi (menilai physical evidence).
2. Confirming, suatu bentuk pengajuan pertanyaan yang memungkinkan auditor memperoleh informasi secara langsung dari sumbernya yang independen. Prosedur audit ini menghasilkan confirmation evidence.
3. Inquiring, suatu bentuk pengajuan pertanyaan lisan atau tertulis kepada pihak internal (ma…

Tujuan dan Ruang Lingkup Audit Internal

Sebagai seorang Auditor, kita harus mengetahui Tujuan dan Ruang Lingkup Audit Internal. Berikut ini Beberapa sumber yang menjelaskan Tujuan dan Ruang Lingkup Auditor Internal. Sebagai berikut.
Menurut Hery (2010:39) Tujuan dari audit internal adalah sebagai berikut : “Audit internal secara umum memiliki tujuan untuk membantu segenap anggota manajemen dalam menyelesaikan tanggungjawab mereka secara efektif, dengan memberi mereka analisis, penilaian, saran dan komentar yang objektif mengenai kegiatan atau hal-hal yang diperiksa.” Pada dasarnya tujuan dari audit internal adalah membantu manajemen di dalam suatu organisasi untuk menjalankan tugas dan wewenangnya secara sistematis dan efektif dengan cara memberikan analisis, penilaian, rekomendasi, konsultasi dan informasi sehubungan dengan aktivitas yang diperiksanya.
Menurut Sawyer’s (2009:10) Ruang lingkup audit internal adalah sebagai berikut: “Audit internal adalah sebuah penilaian yang sistematis dan objektif yang dilakukan auditor …

Perbedaan Audit Internal dan Audit Eksternal

Audit internal memiliki perbedaan dengan audit eksternal dalam melakukan pekerjaannya. Auditor internal dan auditor eksternal seharusnya bertemu secara berkala (periodik) untuk mendiskusikan kepentingan bersama (yaitu efektivitas pengendalian internal) dan secara bersama-sama pula menentukan “bagian mana” dari organisasi yang memiliki potensi risiko. Adapun perbedaan tersebut menurut Sawyer’s (2009:8) adalah.
Audit Internal  Merupakan karyawan perusahaan, atau bisa saja merupakan entitas independenMelayani kebutuhan organisasi, meskipun fungsinya harus dikelola perusahaan. Fokus pada kejadian-kejadian dimasa depan dengan mengevaluasi kontrol yang dirancang untuk menyakinkan pencapaian organisasi. Langsung berkaitan dengan pencegahan kecurangan dalam segala bentuknya atau perluasan dalam setiap aktivitas yang ditelaah. Independen terhadap aktivitas yang diaudit, tetapi siap sedia untuk menanggapi kebutuhan dan keinginan dari semua tingkatan manajemen. Menelaah aktivitas secara terus m…

Kompetensi Auditor Internal

Dalam menunjang kinerjanya, Auditor harus memiliki Kompetensi yang memadai untuk melaksanakan pekerjaannya. Sebagai sebuah hubungan cara-cara setiap individu memanfaatkan pengetahuan, keahlian, dan perilakunya dalam bekerja. Kompetensi diwujudkan dalam kinerja. Jadi, kompetensi dapat dihubungkan ke hal-hal yang berkaitan dengan jenis tugas kontekstual tertentu, yakni berkenaan dengan apa yang harus dikerjakan, dan sebagus apa pekerjaan yang dilakukan (Sawyer’s, 2009:17).
Terdapat beberapa ahli yang mendefinisikan kompetensi auditor diantaranya adalah Mulyadi (2009:58) yang menjelaskan bahwa: “Kompetensi diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman, setiap anggota harus melakukan upaya untuk mencapai tingkatan kompetensi yang akan meyakinkan bahwa kualitas jasa yang di berikan memenuhi tingkatan profesionalisme tinggi seperti di syaratkan oleh prinsip etika.” Menurut Siti Kurnia Rahayu dan Ely suhayati (2010:2) menjelaskan kompetensi adalah: “Kompetensi artinya auditor harus mempunyai …

Tahapan Audit

Bagi orang yang baru belajar menjadi seoarang Auditor mungkin perlu mengetahui tahapan-tahapan Audit. Tahapan audit adalah tahap-tahap yang harus dilalui oleh seseorang auditor dalam melaksanakan suatu proses audit. Tiap tahap mempunyai tujuan dan manfaat tertentu untuk mencapai tujuan audit. Tiap jenis audit memiliki tahapan yang berbeda.

Menurut Arens (2007), tahapan dalam audit operasional adalah sebagai berikut:
Tahap I : Perencanaan Audit Tahap II : Pengumpulan dan Evaluasi Bukti Tahap III : Pelaporan dan Tindak Lanjut
Meskipun tujuan audit dan jenis audit berbeda, menurut Taylor dan Glezen (1997), secara umum tahapan audit mencakup hal-hal berikut: Perencanaan auditPemahaman dan pengujian pengendalian internPengujian substantivePelaporan
Jika digambarkan dengan bagan, tahapan audit adalah sebagai berikut:

Pengembangan tujuan dalam proses dimulai dari Potensial Audit Objectives (PAO) yaitu pernyataan tujuan-tujuan audit dalam rumusan umum seperti ketaatan, efektivitas …

Kinerja Auditor Internal

Kinerja secara etimologi, berasal dari kata prestasi kerja (performance). Menurut Hasibuan (2009:94) prestasi kerja atau kinerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yag dibebankan kepadanya, yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu. Definisi kinerja karyawan menurut A.A. Anwar Prabu Mangkunegara (2005:9) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya. Dari beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dilakukan oleh seseorang yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, kesungguhan, dan waktu. Esya (2008) mendefiniskan Kinerja Auditor adalah sebagai ekspresi potensi kerja auditor berupa perilaku kerja seorang auditor dalam melaksanakan tugas kerja untuk mencapai hasil kerja yang optimal, yang dapat diukur melalui faktor o…

Kenapa Perusahaan Perlu adanya Audit Internal

Dewasa ini sering sekali kita mendengar kata auditor. Apalgi semenjak era reformasi, fungsi auditor sangatlah diperlukan oleh negara secara umum dan perusahaan secara khususnya. Dari masa kemasa peran auditor sangatlah besar untuk ikut membantu negara mengurangi tingkat korupsi. Sangat tidak mudah untuk memberangus korupsi di negeri ini karena korupsi dilakukan dengan sistem yang sangat komplek dan sudah melibatkan banyak orang. Saya tidak akan membahas mengenai korupsi dinegeri ini, namun lebih tertarik untuk membahas dalam lingkup yang lebih kecil yaitu perusahaan. Perusahaan tempat kita bekerja sangatlah membutuhkan tenaga Audit internal. Kenapa? Banyak sekali alasan yang dapat menjawab pertanyaan kenapa perusahaan memerlukan tenaga auditor.  Salah satu fungsi Auditor internal adalah Sebagai pemberi assurance yang independen dan objektif .
Auditor dapat berfungsi sebagai pemberi informasi yang dapat digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan dari lembaga yang independen dan objekt…

Fungsi dan Tanggung Jawab Audit Internal

Terdapat beberapa pendapat yang menjelaskan mengenai fungsi dan tanggungjawab audit internal. Menurut Konsersium Organisasi Profesi Audit Internal (2004:11) fungsi audit internal adalah sebagai berikut: “Penanggungjawab fungsi audit internal harus mengelola fungsi audit internal secara efektif dan efisien untuk memastikan bahwa kegiatan fungsi tersebut memberikan nilai tambah bagi organisasi.”Fungsi audit internal menurut Hiro Tugiman (2006:25) menyatakan bahwa: “Fungsi audit internal adalah suatu pengawasan yang memiliki lingkup tidak terbatas tidak pembatas sumber, informasi, kewenangan untuk memerika hal apapun pada saat kapan pun, kebebasan untuk menyatakan sesuatu, menguji, mengevaluasi kegiatan organisasi yang dilaksanakan, dan dukungan sepenuhnya dari pimpinan organisasi.” Sedangkan fungsi audit internal yang dikemukakan Ardeno Kurniawan (2012:53) adalah : “Fungsi audit internal adalah memberikan berbagai macam jasa kepada organisasi termasuk audit kinerja dan audit operasiona…

Standar Profesi Audit Internal (SPAI) #1 Standar Atribut

Standar profesi audit internal (SPAI) diterbitkan oleh Konsorsium Organisasi Profesi Audit Internal membagi standar audit menjadi dua kelompok besar yaitu Standar Atribut dan Standar Kinerja. Berikut ini uraian lengkap standar profesi audit internal (SPAI) yang dikutip dari buku pusdiklat bpkp yang disusun oleh Jaafar (2008:89-103):
Standar Atribut
a. Tujuan, Kewenangan, dan Tanggung jawab Tujuan, kewenangan, dan tanggung jawab fungsi audit internal harus dinyatakan secara formal dalam Charter Audit Internal, konsisten dengan Standar Profesi Audit Internal (SPAI), dan mendapat persetujuan dari Pimpinan dan Dewan Pengawas Organisasi.
b. Independensi dan Objektivitas Fungsi audit internal harus independen, dan auditor internal harus objektif dalam melaksanakan pekerjaannya. Independensi Organisasi, Fungsi audit internal harus ditempatkan pada posisi yang memungkinkan fungsi tersebut memenuhi tanggung jawabnya. Independensi akan meningkat jika fungsi audit internal memiliki akses komun…

Independensi Auditor Internal

Auditor juga harus bebas dari pengaruh klien dalam melaksanakan auditnya dan melaporkan temuan-temuannya. Independensi menurut Hery (2010:74) adalah suatu kemandirian yang dapat memberikan penilaian yang tidak memihak dan tanpa prasangka. Mulyadi (2009:26) menjelaskan bahwa independensi berarti sikap mental yang bebas dari pengaruh, tidak dikendalikan oleh pihak lain, tidak tergantung pada orang lain. Independensi menurut Sawyer’s (2009:7) merupakan suatu sikap yang harus bebas dari hambatan, memberikan opini yang objektif, tidak bias, tidak dibatasi, dan melaporkan masalah yang sebenarnya, bukan berdasarkan keinginan eksekutif atau lemabaga. Dari berbagai definisi diatas dapat disimpulkan bahwa indepensi merupakan suatu sikap yang bebas dan tidak terpengaruh, tidak memihak, dan melaporkan suatu kejadian sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kumaat (2011:9) menjelaskan bahwa independensi merupakan kata kunci yang paling penting untuk menilai peran internal audit. Kumaat menambahkan b…