Monday, October 3, 2016

Perencanaan Audit - Program Kerja Audit

Program Kerja Audit (PKA) adalah rancangan prosedur dan teknik audit yang disusun secara sistematis yang harus diikuti/dilaksanakan oleh auditor dalam kegiatan audit untuk mencapai tujuan audit. PKA disusun setelah auditor telah memiliki pemahaman yang cukup tentang tujuan audit di setiap tahap. Pemahaman ini diperoleh sebelum penugasan, saat survey pendahuluan. Saat evaluasi Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) dan setelah pengembangan temuan sampai pada firm audit objectives

Konsep PKA disiapkan oleh ketua Tim. Kemudian, pengendalian teknis (PT) mereviu untuk memberikan tambahan informasi dan arahan. Setelah itu, PKA direviu kembali oleh pengendali mutu (PM) untuk disetujui. PKA ibarat peta bagi turis yang menunjukan tempat-tempat penting yang harus didatanginya. Bila turis tidak membaca peta, ia tidak mungkin memilih objek wisata yang paling baik dengan ekonomis, efesien dan efektif.

Tujuan dan manfaat PKA adalah sebagai berikut:
  1. Sarana pemberian tugas kepada tim audit.
  2. Sarana Pengawas pelaksanaan audit secara berjenjang mulai dari ketua tim sampai dengan pengendalian mutu.
  3. Pedoman kerja/pegangan bagi auditor.
  4. Landasan untuk membuat ikhtisar/ringkasan hasil audit.
  5. Sarana untuk mengawasi mutu audit.
Foto oleh: projectsmart.co.uk

Sebuah audit harus direncanakan sedemikian rupa agar sebagian besar kegiatan audit berfokus pada area-area yang memiliki faktor-faktor risiko tertinggi. Ada tiga jenis risiko dalam melakukan audit, yaitu:
  1. Risiko Inheren adalah toleransi atas risiko yang material dengan mempertimbangkan ketidakberadaan pengendalian. Contohnya, sebuah system yang menerapkan pemrosesan on-line, jaringan, software database, telekomunikasi,’ dan bentuk teknologi canggih lainnya, memiliki lebih banyak risiko inheren daripada suatu sistem pemrosesan batch yang tradisional.
  2. Risiko Pengendalian adalah risiko yang timbul dari kesalahan penyajian yang material dan berdampak hingga ke struktur pengendalian internal serta ke laporan keuangan. Sebuah.perusahaan yang memiliki pengendalian internal lemah memiliki lebih banyak risiko pengendalian daripada perusahaan dengan pengendalian internal yang kuat. Risiko pengendalian dapat ditetapkan dengan cara melakukan tinjauan atas lingkungan pengendalian dan mempertimbangkan kelemahan pengendalian yang diidentifikasi dalam audit terdahulu, dan dengan mengevaluasi bagaimana kelemahan-kelemahan tersebut telah diperbaiki.
  3. Risiko Pendeteksian adalah risiko yang timbul akibat tidak dapat terdeteksinya sebuah kesalahan atau kesalahan penyajian oleh auditor dan prosedur audit yang dibuatnya.

Thursday, September 29, 2016

Prosedur, Teknik dan Bukti Audit

Dalam pelaksanaan audit, auditornharus melakukan pengumpulan bukti. Urutan langkah yang ditempuh oleh auditor dalam rangka memperoleh bukti disebut prosedur audit.

Arens terjemahan Wibowo (2004:242) mendefinisikan bahwa “prosedur audit (audit procedure) adalah metode atau teknik yang digunakan auditor untuk memperoleh dan menilai suatu bukti.”


Sedangkan, jenis-jenis prosedur audit yang dipergunakan dalam pemeriksaan diantaranya:

1. Inspecting, meliputi pemeriksaan atau penelitian secara cermat atas dokumen dan catatan secara detail. Juga meliputi pemeriksaan fisik atas aktiva berwujud untuk memperoleh pengetahuan langsung mengenai eksistensi dan kondisi (menilai physical evidence).

2. Confirming, suatu bentuk pengajuan pertanyaan yang memungkinkan auditor memperoleh informasi secara langsung dari sumbernya yang independen. Prosedur audit ini menghasilkan confirmation evidence.

3. Inquiring, suatu bentuk pengajuan pertanyaan lisan atau tertulis kepada pihak internal (manajemen) atau eksternal (pengacara) perusahaan. Prosedur audit ini menghasilkan oral evidence atau written representation.

4. Counting, teknik pemeriksaan dengan melakukan penghitungan kembali atas aktiva berwujud, misalnya penghitungan kas atau persediaan. Prosedur audit ini digunakan untuk menilai physical evidence.

5. Observing, yaitu cara memeriksa dengan mengamati langsung suatu aktivitas dimana subjek pemeriksaannya meliputi personel, prosedur, dan proses. Prosedur audit ini memungkinkan auditor memperoleh pengetahuan langsung atas aktiva dalam bentuk physical evidence.

6. Tracing, teknik pemeriksaan dengan cara menelusuri proses suatu kegiatan untuk menentukan apakah transaksi telah dicatat dengan benar. Arah pengujian dari dokumen ke catatan. Prosedur audit ini berhubungan dengan documentary evidence, untuk mendeteksi completeness.

7. Vouching, teknik pemeriksaan dengan menginspeksi dokumen yang digunakan sebagai dasar pencatatan untuk menentukan validitas dan kecermatan pencatatan. Arah pengujian dari catatan ke dokumen. Prosedur audit ini untuk mendeteksi existence.

8. Reperforming, teknik pemeriksaan dengan cara mengulang kembali penghitungan dan rekonsiliasi yang telah dibuat oleh klien, misalnya menghitung kembali penjumlahan dan perkalian. Prosedur audit ini menghasilkan mathematical evidence.

9. Analytical procedures, studi dan perbandingan hubungan antara data meliputi penggunaan ratio, analisa, perbandingan, dan strategi regresi. Prosedur audit ini menghasilkan analytical evidence.

10. Computer Assisted Audit Techniques, penggunaan program software untuk membantu auditor dalam melaksanakan prosedur-prosedur audit tertentu bagi klien yang akuntansinya telah computerized.

Bukti audit adalah semua media atau simpulan informasi yang digunakan oleh auditor untuk mendukung argumentasi, pendapat atau simpulan dan rekomendasinya dalam meyakinkan tingkat kesesuaian antara kondisi dan criteria.

Ada penulis yang menyatakan bahwa syarat-syarat bukti audit ada 3 yaitu:
  • Relevan (RE)
  • Kompeten (KO)
  • Cukup (CU)
Tetapi ada juga yang menyatakan 4 karena ditambah dengan:
  • Material (MA)
Jika digabungkan, kita tinggal mengingat REKOCUMA, penjelasannya adalah sebagai berikut:

Relevan

Bukti yang relevan maksudnya adalah bukti yang secara logis mempunyai hubungan dengan permasalahannya. Bukti yang tidak ada kaitannya dengan permasalahan (kondisi) tentu tidak ada gunanya karena tidak dapat dipakai guna mendukung argumentasi, pendapat atau simpulan dan rekomendasi dari auditor. Relevansi bukti dapat dilihat dari setiap informasi. Tiap informasi sekecil apapun harus relevan dengan permasalahannya.

Kompeten

Kompeten atau tidaknya bukti dipengaruhi oleh sumber bukti, cara mendapatkan bukti dan kelengkapan persyaratan yuridis bukti tersebut. Dilihat dari sumbernya, bukti tentang kepegawaian yang didapat dari bagian kepegawaian lebih kompeten disbanding dengan bukti yang didapat dari pihak lain.bukti yang jelas sumbernya lebih kompeten daripada bukti yang didapat dari sumber yang tidak jelas sumbernya.

Cukup

Bukti yang cukup berkaitan dengan jumlah/kuantitas dan/atau nilai keseluurhan bukti. Bukti yang cukup berarti dapat mewakili/menggambarkan keseluruhan keadaan/kondisi yang dipermaslaahkan.

Material

Bukti yang material adalah bukti yang mempunyai nilai yang cukup berarti dan penting bagi pencapaian tujuan organisasi. Mempunyai arti tersebut harus ditinjau baik dari kuantitas maupun kualitas.

Sedangkan Arens terjemahan Wibowo (2004:242) mendefinisikan bukti audit sebagai berikut: “Bukti audit adalah setiap informasi yang digunakan oleh auditor untuk menentukan apakah informasi (asersi) yang diaudit disajikan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.”

Jenis-jenis bukti audit dikelompokkan menjadi 2 bagian:

a. Bukti pendukung laporan keuangan
  • Journal, ledger, subledger;
  • Pedoman akuntansi; dan
  • Memorandum, worksheets, rekonsiliasi.
b. Bukti penguat (corroborating evidence)
  • Dokumen-dokumen seperti faktur, cek, dan kontrak
  • Konfirmasi dan pernyataan tertulis lainnya
  • Informasi yang diperoleh melalui inquiry, observation, inspection.”



Daftar Pustaka:
  • Arens, Alvin A.,et al, 2004, Auditing dan Pelayanan Verifikasi Pendekatan Terpadu, Terjemahan oleh tim Dejacarta, Edisi Kesembilan, Jilid 1 dan 2, Jakarta, Indeks.

Tuesday, September 27, 2016

Kereta Api Joko Kendil, kereta legendaris sejak 1938

Kabar baik untuk pecinta kereta api jadul, PT Kereta Api In­donesia (KAI) Daerah Oprasional (Daop) I, Jakarta kembali mengoprasionalkan kereta Bon-bon dan Joko Kendil sebagai kereta wisata. Kereta legendaris buatan 1938 ini rencanannya diperuntukan bagi wisatawan untuk keliling Jakarta. Peluncuran kedua kereta api wisata ini bertepatan dengan rangkaian HUT PT Kereta Api Indonesia ke 71.

Kereta api Joko kendil ada dua yaitu Joko kendil I dan Joko Kendil II. Joko Kendil I terkenal sebagai kereta elit untuk inspeksi para kepala PT KA zaman Belanda sedangkan Joko Kendil II yang dikenal sebagai kereta penolong. Dinding kereta Joko Kendil I dipoles dengan kayu berplitur coklat, dengan lantai plastik motif marmer, didalamnya tetap dipertahankan seperti fungsi kereta dulunya yaitu untuk tempat pertemuan para pejabat PT KA dengan dilengkapi sebuah bar mini. Sedangkan untuk Joko Kendil II dalamnya yang dulunya berisi peralatan derek kereta, saat ini diubah menjadi ruangan santai dengan kursi empuk berjajar.
Joko Kendil sejak 1938
Joko kendil merupakan kisah dari tanah jawa dimana Joko Kendil Yang Selama Hidupnya Sering Di Ejek Dan Di Cemooh Orang Karena Fisiknya. Namun, Di Balik Itu Semua, Karena Kesabaran Ia Memperoleh Kebahagian Yang Sangat Luar Biasa. Hidup Bahagia Selamanya Dengan Istri Yang Sangat Cantik.





Daftar Pustaka:

  1. Suarakarya, Kereta Wisata PT KAI Operasionalkan Joko Kendil, diperoleh pada tangal 27 September 2016 di: http://m.suarakarya.id/2016/09/26/kereta-wisata-pt-kai-operasionalkan-joko-kendil.html
  2. Tempo, Kereta Api Legendaris Joko Kendil Dihidupkan Kembali, diperoleh pada tanggal 27 September 2016 di: https://m.tempo.co/read/news/2009/02/27/058162299/kereta-api-legendaris-joko-kendil-dihidupkan-kembali

Thursday, September 22, 2016

Tahapan Audit

Bagi orang yang baru belajar menjadi seoarang Auditor mungkin perlu mengetahui tahapan-tahapan Audit. Tahapan audit adalah tahap-tahap yang harus dilalui oleh seseorang auditor dalam melaksanakan suatu proses audit. Tiap tahap mempunyai tujuan dan manfaat tertentu untuk mencapai tujuan audit. Tiap jenis audit memiliki tahapan yang berbeda.


Menurut Arens (2007), tahapan dalam audit operasional adalah sebagai berikut:

Tahap I : Perencanaan Audit
Tahap II : Pengumpulan dan Evaluasi Bukti
Tahap III : Pelaporan dan Tindak Lanjut

Meskipun tujuan audit dan jenis audit berbeda, menurut Taylor dan Glezen (1997), secara umum tahapan audit mencakup hal-hal berikut:
  1. Perencanaan audit
  2. Pemahaman dan pengujian pengendalian intern
  3. Pengujian substantive
  4. Pelaporan

Jika digambarkan dengan bagan, tahapan audit adalah sebagai berikut:


Tahapan Audit
Pengembangan tujuan dalam proses dimulai dari Potensial Audit Objectives (PAO) yaitu pernyataan tujuan-tujuan audit dalam rumusan umum seperti ketaatan, efektivitas dan efesiensi. Setelah tahap survey pendahuluan, PAO dirinci menjadi Tentative Audit Objectives (TAO). TAO telah merinci PAO menjadi tujuan-tujuan pengujian substantive. TAO akan diseleksi dan disusun prioritas pengujian substansinya setelah evaluasi Sistem Pengendalian Intern (SPM) dilaksanakan. Setelah evaluasi SPM, TAO menjadi Firm Audit Objectives (FAO) yaitu TAO yang telah diseleksi, disusun prioritas pengujian substansinya dan dikumpulkan lebih banyak bukti melalui tahap pengujian substansi dan pengembangan temuan.
Secara sederhana, tahapan Audit Internal dapat diuraikan pada penjelasan diatas. Apabila ada pertanyaan berkaitan dengan dunia Audit silahkan kirim email pada kolom kontak yang telah disediakan. Sekian sedikit informasi mengenai Tahapan Audit, semoga bermanfaat!



Daftar Pustaka:
  • Arens, Alvin A.,et al, 2004, Auditing dan Pelayanan Verifikasi Pendekatan Terpadu, Terjemahan oleh tim Dejacarta, Edisi Kesembilan, Jilid 1 dan 2, Jakarta, Indeks.

Thursday, September 15, 2016

LinkedIn dan Manfaatnya

Beberapa waktu yang lalu disitus detik.com memberitakan seorang pesepakbola bernama Tyson berstatus free agent setelah klubnya musim lalu, Doncaster Rovers, melepasnya.Striker berusia 34 tahun itu akhirnya memilih untuk "mengiklankan" dirinya sendiri via LinkedIn. Usaha Tyson tidak sia-sia. Ia lantas dikontrak oleh klub asal Skotlandia, Kilmarnock. Kontraknya tidak lama, memang, hanya satu musim. Tapi, setidaknya, untuk saat ini Tyson tidak menganggur lagi.

Melihat dari fenomena diatas, penulis tertarik untuk mencari tahu mengenai LinkedIn, Manfaat dan cara menggunakannya. Tidak lupa juga ada beberapa tips yang mengupas tentang media sosial yang sangat berguna ini.
 
Apa itu LinkedIn?
LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. Sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya.
CEO LinkedIn saat ini adalah Dan Nye dan kantornya berlokasi di Mountain View, California. Perusahaan ini didanai oleh Greylock, Sequoia Capital, Bessemer Venture Partners, serta European Founders Fund. 

Manfaat LinkedIn?
Banyak sekali manfaat yang didapat dari media sosial ini, selain fenomena dari pesepakbola diatas, berikut ini manfaatnya:
  1. Membangun profil profesional, Situs ini sangat berguna bagi para profesional yang sedang membangun profil profesionalnya karena pada situs ini Anda dapat menampilkan foto, Curriculum vitae, dan data-data yang berkaitan dengan profil profesionalmu. Tujuannya adalah untuk menampilkan presentasi diri pengguna LinkedIn.
  2. Memperoleh Koneksi, LinkedIn memberikan Anda koneksi yang luas hingga penjuru dunia. Orang-orang yang memiliki minat yang sama atau memiliki profil yang sama akan saling berkoneksi untuk memberikan kabar terbaru dengan ketertarikan yang sama tersebut.
  3. Memudahkan mendapatkan pekerjaan, Pada LinkedIn terdapat fitur yang memberikan anda referensi pekerjaan yang sesuai dengan profil yang ada. Tinggal sekali klik, maka lowongan pekerjaan diseluruh dunia akan menampilkan diri dan tentu saja Anda akan mudah mendapatkan pekerjaan. Selain itu, bagi bos-bos perusahaan bonafit juga banyak sekali yang memiliki media sosial satu ini, sehingga menjadi suatu hal yang tidak mustahil jika diri Anda mendapat tawaran pekerjaan yang lebih baik dari pada pekerjaan saat ini.  
Perlu dihindari
Begitu banyak manfaat dari situs yang sedang peulis bahas, namun perlu diingat pula ada beberapa hal yang perlu dihindari dalam penggunaan situs ini. Berikut ini beberapa hal yang perlu dihindari dalam penggunaan linkedin:
  1. Foto yang sebaiknya tidak diposting di LinkedIn termasuk di antaranya foto yang terlalu seksi, menggunakan animasi, atau yang tidak mencerminkan diri Anda dengan baik;
  2. Pisahkan mana yang urusan profesional di LinkedIn dan bersenang-senang di jejaring sosial lain. Jangan terlalu over sharing pada LinkedIn karena bisa jadi membuat koneksi Anda merasa ilfil (ilang filling);
  3. Sebaiknya Anda berhati-hati dengan siapapun yang terkoneksi dengan akun LinkedIn. Siapa tahu 'teman' Anda tersebut memiliki riwayat yang tidak bagus di dunia kerja. Jadi ketika ia dilihat ada di daftar koneksi Anda, bisa-bisa image negatif tersebut juga ikut terseret;
Setelah kita mengetahui manfaat dan hal-hal yang perlu dihindari pada linkedin. Sekarang saatnya untuk mengetahui tips dan trik untuk menjalankan LinkedIn.
  1. Manfaatkan Kata Kunci, pada dunia onlen memang sangat bergantung pada kata kunci yang diberikan sebagai branding. pastikan Anda memiliki kata kunci yang sangat baik sehingga banyak orang yang mudah menemukan Anda;
  2. Gunakan URL yang baik dan mudah diingat, contoh URL yang tidak baik adalah URL penulis di: https://id.linkedin.com/in/imam-suryono-303842123, Kenapa? Karena terlalu panjang dan menggunakan kombinasi angka;
  3. Buatlah Summary yang Menjual, ini sangat penting untuk memberitahukan kesukaan, pekerjaan yang terselesaikan dan pengalaman yang telah berhasil dilalui;
  4. Profeional website, Anda juga dapat mencantumkan website profeional yang dimiliki. Contohnya adalah situs ini masimam.com sebagai website profesional penulis.
Nah, demikian tadi sedikit pengetahuan mengenai LinkedIn. Semoga bermanfaat buat teman-teman yang membaca artikel dari masimam. Salam




Daftar Pustaka:
  1. Wikipedia. LinkedIn. Diperoleh pada 19 September 2016 di situs: https://id.wikipedia.org/wiki/LinkedIn
  2. Detiknet. Kesalahan fatal bermain linkedin. Diperoleh pada tanggal 19 September 2016 di situs: http://inet.detik.com/read/2012/06/25/115132/1949910/510/5-kesalahan-fatal-bermain-linkedin
  3. Arryrahmawan. 13 tips memanfaatkan LinkedIn untuk personal branding. Diperoleh pada tanggal 19 September 2016 di situs: http://arryrahmawan.net/13-tips-memanfaatkan-linkedin-untuk-personal-branding/

Thursday, September 1, 2016

Selamat Malam Jumat! Bagi yang Merayakan

Selamat malam, kebetulan sekarang ini adalah malam jumat. Kamis malam besoknya hari Jumat. Terpikir salam dari sanak sodara atau teman sebaya yang memberikan ucapan "selamat malam jumat!" Seberapa penting malam ini sehingga ada sebagian orang yang memberikan ucapan seperti itu. Sedikit penasaran dengan ucapan ini, so mari kita jelajahi malam ini.
Hal yang pertama saya lakukan pasti bertanya sama moyang google. Dengan kata kunci "Malam Jum'at". Agak sedikit tercengang karena hasil dari penelusuran simbah moyang seperti ini:
Hasil Pencarian Google
Dari gambar diatas, ada beberapa kata kunci rujukan mengenai malam jumat, yaitu Malam Jumat Sunnah Rosul, Malam jumat Lucu dan Malam jumat Kliwon. Sedikit informasi saja bahwa referensi yang disediakan oleh google diatas merupakan kata-kata yang sering dicari di mesin pencarian seperti ini. Mengingat kata-kata diatas merupakan bahasa Indonesia, berarti kita dapat sedikit menyimpulkan bahwa pencarian yang sering dicari oleh orang Indonesia (Sebagai pengguna bahasa Indonesia) adalah kata-kata diatas.

Sunnah Rosul
Tragisnya,... adalah kata yang paling pertama muncul adalah kata sunnah rosul. Mungkin karena kebanyakan orang penasaran dengan hubungan malam jumat dengan sunnah rosul. Atau sudah menjadi stikma, bahwa istilah sunnah rosul yang dilakukan dimalam jumat adalah sesuatu yang asik yang melibatkan suami istri. Tertarik dengan hal tersebut, saya mencoba mengeklik artikel yang Jaga Mulutmu!! Stop Menggunakan Kata "Sunnah Rasul" Di Malam Jumat.
Artikel Sunnah Rosul
Pada intinya, artikel dari kabarmakkah.com tersebut mengatakan atau mengingatkan bahwa hadis yang menyebutkan bahwa berhubungan suami istri dimalam jumat itu adalah palsu. Tidak jelas sumbernya dan kebenarannya. Hingga kini juga penulis belum sempat tanya kepada ustad atau mencari lebih detail mengenai hal ini. Yang jelas, selalu menjaga hubungan suami istri seperti itu merupakan hal yang baik dan dapat membuat hubungan semakin harmonis. Asalkan dilakukan dengan pasangan halal hal ini tentu saja tidak salah bukan?
Berikut ini salah satu hadis yang diambil dari quranhadis.com, mengenai pahala berhubungan suami istri:
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, "Dalam kemaluanmu itu ada sedekah." Sahabat lalu bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kita mendapat pahala dengan menggauli istri kita?."Rasulullah menjawab, "Bukankah jika kalian menyalurkan nafsu di jalan yang haram akan berdosa? Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala."(HR. Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)
Jumat Kliwon
Selain hal diatas, malam jumat yang lainnya adalah dengan tambahan kliwon. Malam jumat kliwon tentu saja hanya ada di Jawa. Namun sudah dikenal seantero Indonesia. Coba cek saja, dengan hanya mengetikkan kata malam jumat kliwon, kita mendapatkan berbagai macam pilihan. Dari berbagai artikel yang membahas penampakan, ritual, dan sebagainya. Sudah tahu sendiri-lah jika bahas malam jumat yang satu ini. Berikut penampakannya:
Penelusuran Jumat Kliwon
Saya tidak akan terlalu banyak membahas yang satu ini. Karena dari anda pasti sudah tahu akan malam yang sangat dinantikan oleh sebagian orang ini. Tentu saja jika dinantikan berarti ada suatu pesta penyambutan atau perayaan. Ada yang takut (seperti saya) ada juga yang gembira dengan datangnya malam jumat weton kliwon.

Malam Jumat Para Santri
Beda lagi kalo kita membahas malam jumat di kota santri. Pada malam ini banyak orang melakukan berbagai amalan. Para orang tua ada yang tahlilan sekaligus rapat warga, yang muda ada yang sholawatan/ndibaan/albarjanji dan sebagainya. Ada pula yang membaca surat yasin. Malam jumat sendiri terdapat beberapa keistimewaaan. Diantaranya:
  1. Hari Jum'at adalah Hari Terbaik;
  2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a;
  3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari lainnya;
  4. Hari tatkala Allah SWT menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga;
  5. Hari besar yang berulang setiap pekan;
  6. Hari dihapuskannya dosa-dosa;
  7. Jalannya Orang yang Shalat Jum'at adalah Pahala;
  8. Orang yang Wafat pada Malam atau Hari Jum'at adalah Khusnul Khatimah;
  9. Hari paling utama di dunia karena Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam dan mewafatkannya, hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan ke dalam surga, Hari Nabi Adam ‘alaihissallam diturunkan dari surga menuju bumi, dan Hari akan terjadinya kiamat.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
"Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya. (HR. Muslim)"
Dari berbagai macam keistimewaan malam atau hari jumat tersebut, maka banyak sekali hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengisinya. Bebera diantaranya adalah membaca alquran, perbanyak sholawat dan sebagainya.Berikut ini hadis mengenai amalan dimalam jumat:
“Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, maka ia akan mendapat cahaya antara dirinya dan rumah yang mulia (Mekkah)” (HR. Ad Darimi).

“Perbanyaklah shalawat untukku pada hari jum’ah dan malam jumah, karena barangsiapa yang bershalawat untukku dengan satu shalawat, niscaya Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali” (HR. Baihaqi).
Nah, cukup rasanya membahas malm jumat. Banyak sekali hal yang dapat dilakukan dimalam ini. Tentu saja dengan amalan dan cara yang berbeda-beda pula. Apapun itu, penulis mengucapkan: "Selamat Malam Jumat, Bagi Anda yang merayakan!".



Referensi:

  1. Makintau.com, beberapa keistimewaan hari jumat dalam islam, 15 Mei 2015, diperoleh pada tanggal 1 September 2016 pada : http://www.makintau.com/2014/11/beberapa-keistimewaan-hari-jumat-dalam-islam.html 
  2. inilahrisalahislam, ini amalan sunah malam jumat yang sebenarnya, diperoleh tanggal 16 September 2016 pada: http://inilahrisalahislam.blogspot.co.id/2013/10/ini-amalan-sunah-malam-jumat-yang.html

Friday, August 19, 2016

Kinerja Auditor Internal

Kinerja secara etimologi, berasal dari kata prestasi kerja (performance). Menurut Hasibuan (2009:94) prestasi kerja atau kinerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yag dibebankan kepadanya, yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu. Definisi kinerja karyawan menurut A.A. Anwar Prabu Mangkunegara (2005:9) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya.
Dari beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dilakukan oleh seseorang yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, kesungguhan, dan waktu.
Kinerja Auditor Internal
Esya (2008) mendefiniskan Kinerja Auditor adalah sebagai ekspresi potensi kerja auditor berupa perilaku kerja seorang auditor dalam melaksanakan tugas kerja untuk mencapai hasil kerja yang optimal, yang dapat diukur melalui faktor obyektif (hasil kerja dan disiplin kerja) dan factor subjektif (inisiatif, kerjasama dan loyalitas). 

Definisi "Kinerja auditor" menurut Goldwasser (1993) dalam Fannani dkk (2008) adalah:
Kinerja auditor merupakan perwujudan kerja yang dilakukan dalam rangka mencapai hasil keria yang lebih baik atau lebih menonjol ke arah tercapainya tujuan organisasi. Pencapaian kinerja auditor yang lebih baik harus sesuai dengan standar dan kurun waktu tertentu, yaitu: (1) kualitas kerja—yaitu mutu penyelesaian pekerjaan dengan bekerja berdasar pada seluruh kemampuan dan keterampilan, serta pengetahuan yang dimiliki oleh auditor; (2) kuantitas kerja—yaitu jumlah hasil kerja yang dapat diselesaikan dengan target yang menjadi tanggung jawab pekerjaan auditor, serta kemampuan untuk memanfaatkan sarana dan prasarana penunjang pekerjaan; (3) ketepatan waktu—yaitu ketepatan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan waktu yang tersedia.”
Menurut beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa pengertian Kinerja Auditor adalah suatu hasil karya yang dicapai oleh seseorang auditor dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya secara kualitas dan kuantitas yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan waktu yang diukur dengan mempertimbangkan kuantitas, kualitas, dan ketepatan waktu.

Adapun dimensi dan indikator kinerja auditor menurut menurut Goldwasser (1993) dalam Fannani dkk (2008) adalah: 

1. Kualitas kerja, yaitu: 
a. Mutu penyelesaian pekerjaan dengan bekerja berdasar pada seluruh kemampuan dan keterampilan, serta
b. Pengetahuan yang dimiliki oleh auditor; 
2. Kuantitas kerja, yaitu: 
a. Jumlah hasil kerja yang dapat diselesaikan dengan target yang menjadi tanggung jawab pekerjaan auditor,
b. Serta kemampuan untuk memanfaatkan sarana dan prasarana penunjang pekerjaan; 
3. Ketepatan waktu, yaitu: 
Ketepatan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan waktu yang tersedia.