Sunday, October 8, 2017

Apakah kamu suka writing?

Menulis adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk menuangkan isi hati, gagasan, pemikiran kedalam sebuah tulisan. Beberapa waktu ini, saya yang memiliki beberapa blog sangat jarang menulis. Hal serupa juga terjadi dengan teman-teman masimam di akun instagram. Berdasarkan jajak pendapat yang saya lakukan beberapa waktu yang lalu, dengan pertanyaan “Apakah kamu suka writing?” sebanyak 33% menjawab iya dan sisanya sebanyak 67% menjawab tidak. Survey dalam skala kecil ini membuat saya bertanya, kenapa teman-teman saya tidak suka menulis.
Hasil Survey Masimamcom
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dadang Sunendar yang di petik dari bangka tribunnews tanggal 21 November 2016 menyatakan bahwa: "Minat baca, minat menulis masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan negara di ASEAN. Lembaga survei internasional menunjuk tingkat literasi masih rendah. Dari Survei yang dilakukan PISA (Programme for International Student Assessment-red) dari 61 negara yang disurvei, Indonesia di posisi 60, satu dari yang terbawah,". Rendahnya minat menulis juga dipengaruhi dengan rendahnya minat baca di negeri ini. Berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Orang Indonesia lebih menyukai menonton melalui Televisi atau lain seperti youtube, Vidio, dan sebagainya.

Berikut ini, beberapa hal yang menyebabkan menulis menjadi hal yang tidak disukai versi masimam:
  1. Orang lebih suka menonton. Penulis melihat dalam beberapa pertunjukan musik, pentas film sangat mudah menarik penonton Indonesia dibandingkan dengan kegiatan seminar, bedah buku atau semacamnya. Contoh yang lainnya adalah dewasa ini masyarakat lebih suka menggunakan youtube dan instagram dalam mengaktualisasi diri daripada menulis pada blog. Hal ini menjadi indikator pertama yang sangat kasat mata dan mudah menilai mengapa orang tidak suka menulis.
  2.  Pekerjaan menulis kurang dihargai. Dewasa upah bagi penulis sebuah buku masih di bawah UMR untuk satu buku. Padahal dalam membuat sebuah buku dibutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan. Upah yang masih rendah ini tentu saja akan membuat penulis sedikit malas dalam menjalankan pekerjaannya.
  3. Tidak ada perpustakaan di kantor. Perpustakaan merupakan media informasi dan jendela dunia untuk mengembangkan ulmu pengetahuan. Nah, apakah dikantor Anda sudah ada perpustakaan? Jikapun telah ada perpus, apakah buku-bukunya merupakan buku terbaru? Hal ini juga dapat menjadi indikator bagi kantor Anda untuk melihat seberapa minat pekerja dalam hal menulis dan membaca.
  4. Latar belakang seseorang. Latar belakang seseorang menjadi penyebab seseorang memiliki minat dalam menulis. Jujur saja, awal mula saya menyukai dunia blogger adalah ketika teman saya dalam kesehariannya ngeblog dan menghasilkan. Disaat teman saya kuliah, dia mengerjakan beberapa tulisan untuk di post ke dalam blog miliknya. Alhasil, dia dapat membiayai kuliah dan membeli kebutuhan kampus seperti motor dan laptop. Latar belakang saya yang berkumpul dengan penulis blog ini, membuat saya tertarik untuk mengikuti kegiatan menulis di blog hingga sekarang.
  5. Pembaca. Hal yang paling mempengaruhi seseorang dalam menulis adalah Pembaca. Sebaik-baiknya tulisan kita, jika tidak ada yang mau membaca juga percuma. Tujuan menulis sebenarnya adalah untuk menyampaikan ide, gagasan, dan cerita kepada pembacanya. Jadi, jika tulisan kita tidak ada yang mau membaca, buat apa kita menulis? Tak jarang bagi seorang penulis untuk mengikuti selera pembacanya.

Bagi saya, menulis merupakan kegiatan yang harus saya kerjakan sebagai salah satu bukti bahwa saya pernah hidup didunia dan berkontribusi bagi negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Mottonya adalah meninggalkan nama dalam sebuah buku. Tidak sedikit manfaat yang saya rasakan dari kegiatan menulis diantaranya:
  1. Menghasilkan beberapa buku yang terjual di Gramedia, Gunung Agung, dan toko buku lainnya;
  2. Menunjang pekerjaan saya sebagai Auditor;
  3. Menambah referensi dan wawasan dalam segala macam yang ingin saya pelajari;
  4. Mencurahkan segala ide dan gagasan melalui media tulisan (karena beberapa hal tidak dapat diceritakan dengan ucapan).
Menulis dapat dilakukan dimana saja. Raditya dika menulis saat dia menum kopi dan kemudian menulis untuk dijadikan buku atau film yang sangat diminati anak muda. Bahkan ada seorang penulis, mendapatkan ide disaat dia sedang buang hajat. Ada pula seorang penyanyi yang mendapatkan lirik yang sangat apik disaat dia mengonsumsi alkohol. Banyak sekali media, waktu, dan tempat yang dapat menghadirkan ide dan gagasan untuk dituangkan kedalam sebuah tulisan.

Bagaimana cara menulis yang baik dan benar?

Saya membuka sesi sharing knowledge bagi teman-teman yang suka menulis untuk memberikan beberapa tips berkenaan dengan cara menulis yang baik dan benar. Silahkan kirim email atau komentar di kolom yang telah disediakan. Terimakasih



Daftar Pustaka:
  • Tribunnews, 21 November 2016, minat baca dan menulis masyarakat indonesia masih rendah, di dapat pada: http://bangka.tribunnews.com/2016/11/21/minat-baca-dan-menulis-masyarakat-indonesia-masih-rendah


Tuesday, July 25, 2017

Kenapa Perusahaan Perlu adanya Audit Internal

Dewasa ini sering sekali kita mendengar kata auditor. Apalgi semenjak era reformasi, fungsi auditor sangatlah diperlukan oleh negara secara umum dan perusahaan secara khususnya. Dari masa kemasa peran auditor sangatlah besar untuk ikut membantu negara mengurangi tingkat korupsi. Sangat tidak mudah untuk memberangus korupsi di negeri ini karena korupsi dilakukan dengan sistem yang sangat komplek dan sudah melibatkan banyak orang.
Ilustrasi oleh: cdns.klimg.com
Saya tidak akan membahas mengenai korupsi dinegeri ini, namun lebih tertarik untuk membahas dalam lingkup yang lebih kecil yaitu perusahaan. Perusahaan tempat kita bekerja sangatlah membutuhkan tenaga Audit internal. Kenapa? Banyak sekali alasan yang dapat menjawab pertanyaan kenapa perusahaan memerlukan tenaga auditor.  Salah satu fungsi Auditor internal adalah Sebagai pemberi assurance yang independen dan objektif .

Auditor dapat berfungsi sebagai pemberi informasi yang dapat digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan dari lembaga yang independen dan objektif. Sebagai orang yang berapa di tingkat teratas manajemen (top management) pasti memerlukan laporan sebagai pertanggungjawab kepada perusahaan. Apabila laporan tersebut disajikan oleh orang yang mengerjakan pekerjaan tersebut maka disinyalir laporan pertanggungjawaban dapat "dibuat-buat". Adanya Auditor internal untuk mengurangi resiko tersebut sebagai lembaga yang independent dan objektif untuk menghasilkan laporan yang accountable. Sebagai internal audit akan memberikan rekomendasi yang diharapkan dapat memberikan perbaikan perusahaan dimasa yang akan datang.

Dengan adanya Auditor internal, minimal mengurangi risiko perusahaan mengalami kerugian karena tidak efektif, efisien dan ekonomis. Sudah banyak sekali lembaga pengembangan manajemen mutu yang mensyaratkan agar perusahaan memiliki internal audit. Namun penggunaan audit internal sendiri bergantung dengan kebutuhan perusahaan.

Sebagai contoh keberhasilan internal audit adalah pada PT Serba Mulia Auto (SMA) di Samarinda, Kalimantan Timur. Dimana auditor internalnya berhasil menemukan uang senilai Ro 25 Milyar yang ditilap oleh suami istri (pegawai) perusahan tersebut. Silahkan kunjungi link ini: https://news.detik.com/berita/3552723/tilap-duit-dealer-rp-25-m-pasutri-di-kaltim-belanja-mobil. Contoh tersebut setidaknya memberikan sedikit gambaran betapa perlunya perusahaan memiliki audit internal. Terutama bagi perusahaan yang sedang berkembang dan ingin mencapai tata kelola perusahaan yang baik.

Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran untuk perbaikan tulisan ini. Silahkan kirimkan email atau cukup memberikan komentar pada kolom yang telah disediakan. Terimakasih telah berkenan untuk membaca artikel yang jauh dari sempurna ini.

Thursday, July 13, 2017

9 Ungkapan yang Perlu Dihindari Pada Il

Dalam melaksanakan tugasnya, seorang auditor atau tim audit harus membuat sebuah laporan yang biasa disebut Laporan Hasil Audit. Pada laporan tersebut ada baiknya kita memperhatikan beberapa hal agar laporan kita diikuti oleh pemangku kepentingan (auditee). Penulisan yang tidak tepat akan membuat hubungan antara auditor internal dengan unit yang diaudit atau bahkan akan merusak reputasi seorang auditor. Hal-hal kecil yang dibuat dalam laporan akan berdampak pada rekomendasi yang disampaikan akan diterima.
Ilustrasi Laporan Auditor
Saya bukanlah seorang praktisi yang akan memberikan Anda tips dan trik berkaitan dengan pembuatan laporan audit yang baik dan benar. Namun saya akan mengutip sebuah artikel dari President dan CEO of The IIA yaitu Richard F. Chambers, CIA, QIAL, C​GAP, CCSA, CRMA yang saya terjemahkan secara bebasa. Berikut ini 9 Kata Yang Perlu Dihindari Pada Laporan Auditor.
1.       Jangan Katakan Sebaiknya Management “Mempertimbangkan”
Laporan audit harus memberikan rekomendasi yang tepat dan baku. Bila rekomendasi yang kita berikan hanya untuk mempertimbangkan sesuatu, maka keputusan yang harus diambil oleh managemen secara sepat akan menjadi samar-samar. Sebagai auditor kita ingin mendengar bahwa managemen mengatakan “Baiklah kami akan mempertimbangkan rekomendasi Saudara”.

2.       Jangan Sampaikan Pendapat Auditor
Dalam laporan auditor sebaiknya didukung dengan fakta yang dapat dipercaya. Hindari dengan anggapan-anggapan atau pendapat auditor yang tidak berdasar. Ungkapan seperti “nampaknya” atau “menurut kesan pendapat auditor” akan membuat pembaca berpendapat bahwa laporan auditor seperti hanya firasat seorang auditor.

3.       Gunakan kata atau ungkapan dengan hemat
Penulisan sebuah laporan sebetulnya tidak perlu banyak karena pada prinsipnya pembaca internal auditor telah mengetahui proses bisnis perusahaan. Cukup dengan kondisi yang bertolak belakang dengan kreiteria. Penggunaan kata yang efektif juga akan membuat pembaca tidak berangan-angan. Seperti contohnya kata 10% atau Rp3M adalah sebuah fakta. Namun menggunakan kata “sangat besar” tidak akan memberikan gambaran yang jelas.

4.       Masalah yang ada sangat umum terjadi
 Pengungkapan masalah kedalam laporan sebaiknya menghindari kata “tidak pernah”, “Selalu”, “Tidak Ada”. Sangat tidak enak dibaca ketika seorang auditor menulis “Anda Tidak Pernah” “Anda selalu” dan sebagainya. Hal tersebut akan membuat pembaca akan mencari pembenaran kebiasaan yang telah dilakukan daripada memahami masalah yang terjadi (yang bertentangan dengan kreiteria). Lebih baik anda mengatakan dari 10 dokumen yang disampling dan semuanya tidak ada materai, kurang aman jika anda mengatakan dokumen tidak ada materai.

5.       Hindari laporan yang menyalahkan
Tujuan pembuatan laporan audit adalah untuk membawa perubahan yang positif, bukan untuk menyalahkan seseorang. Lebih baik auditor bersikap dengan netral dan tidak konfrontatif, tujuannya untuk mendapatkan akar permasalahan atau penyebab masalah terjadi. Memang tidak ada masalah dengan adanya laporan yang mencari seorang yang harus bertanggungjawab, untuk memberikan rekomendasi yang tepat. Namun sebaiknya hindari untuk menyalahkan seorang seperti “semua itu adalah salahnya freddy”.

6.       Jangan katakan bahwa “Management gagal”
Membuat pernyataan bahwa management telah gagal dalam menerapkan kontrol yang memadai akan membuat mereka terganggu dan membuat “down” bagi mereka yang ingin melakukan perbaikan. Sebagai auditor kita hanya cukup untuk menuliskan kondisi sesuai fakta yang ada dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi tanpa menghakimi keputusan management. Hal tersebut akan membuat hubungan kita dengan management tetap baik karena sebagai auditor internal, kita akan bertemu kembali pada saat mendapat penugasan di wilayah mereka.

7.       Kata “Auditee” sudah kuno
Beberapa tahun yang lalu kita menggunakan kata “auditee” untuk menyebut management yang kita periksa. Saat ini, kata auditee telah menjadi ungkapan yang berkonotasi negatif karena berarti bahwa auditee menyiratkan seseorang yang melakukan sesuatu dan perlu diaudit oleh auditor. Audit internal telah mengalami proses kolaboratif dan istilah “klien audit”,  “pelanggan audit” atau “mitra audit” menunjukan bahwa auditor internal bekerja untuk management tidak mengerjainya.

8.       Hindari kata-kata yang terlalu teknis
Setipa profesi membutuhkan jargon teknis, namun ketita kita berusahan menghindari kata-kata teknis yang hanya kita pahami oleh salah satu prefesi maka harapan kita bahwa dalam laporan pesannya jelas. Jika anda menggunakan lebih dari satu frase seperti “metodologi bertingkat” atau “menggunakan Probability sampling”, jangan terkejut saat beberapa pembaca Anda memeriksanya tanpa membaca Akhir laporan.

9.       Jangan menggungkapkan “telah ditemukan”
Sangat menggoda untuk menggunakan ungkapan “audit internal menemukan” atau “kami temukan”. Dengan ungkapan tersebut, management akan beranggapan bahwa auditor internal mendapatkan sesuatu yang luput dari pengawasan management.


Laporan audit harusnya bisa diterima dengan baik oleh pembacanya, pesan yang ingin disampikan oleh auditor dapat dipahami tanpa adanya pertanyaan mengenai ungkapan-ungkapan yang ada. Artikel ini jauh dari kata sempurna dan kemungkinan ada beberapa pemahaman penulis yang tidak sesuai. Dari itu, mohon untuk diberikan komentarnya apabila ada pertanyaana atau beberapa hal yang dapat kita diskusikan.

Thursday, July 6, 2017

Melihat KA Babaranjang di Stasiun Gelumbang

Beberapa hari yang lalu kami berkunjung ke Stasiun Gelumbang. Stasiun Gelumbang (GLB) adalah stasiun kereta api yang berada di Gelumbang, Gelumbang, Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Stasiun ini terletak di antara Stasiun Stasiun Karangendah dan Stasiun Serdang. Stasiun gelumbang sendiri terletak diketinggian +21 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL). Stasiun yang kecil karena hanya memiliki dua jalur dan melayani persilangan KA.
Stasiun Gelumbang dan KA Babaranjang
Beberapa saat ketika sampai di Stasiun, terdengar kabar bahwa KA Babaranjang akan melintasi Stasiun Gelumbang. Hal ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi kami selaku pecinta Railfans. pasalnya, Kereta Babaranjang ini hanya ada di daratan Divre III Palembang dan Divre IV Tanjangkarang. Bagi teman-teman yang masih asing dengan KA Babaranjang, berikut ini sedikit informasi mengenai KA Terpanjang di Indonesia ini.

KA Babaranjang merupakan sebuah singkatan dari Kereta api batu bara rangkaian panjang. Kereta api jenis barang yang mengangkut batu bara milik PT Tambang Batubara Bukit Asam. Namun seiring banyaknya peminat moda angkutan barang ini, selain PT BA masih banyak perusahaan batu bara yang menggunakannya karena lebih efektif dan efisien dalam mendistribusikan batu bara. KA Babaranjang sendiri melayani relasi Tanjungenim (Palembang) - tarahan (Lampung). Angkutan Kereta Api sendiri sangat efektif mengingat jalur sungai musi semakin susah karena pendangkalan sungai.

KA babaranjang dapat berlari 40 s.d. 80 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 420 Km. Saat ini rangkaian kereta Babaranjang telah mencapai 60 Gerbong. Lokomotif yang digunakanpun sesuai kebutuhan. Bisa menggunakan satu lokomotif dan adapula yang menggunakan tiga lokomotif. Disesuaikan dengan jumlah gerbong yang akan ditarik. Tentu saja lokomotif yang menjadi andalan adalah seri CC205 yang sangat tangguh dalam menarik beban.

Akibat panjangnya rangkaian kereta, para pemangku kepentingan Kota bandar lampung sempat protes karena KA babaranjang menyebabkan macet. Seperti kita ketahui, bahwa KA Babaranjang melalui sebagian kota-kota yang ada dinegeri ini. Salah satu solusi untuk mencegah kemacetan dengan relokasi jalur atau membuat fly over atau terowongan bagi para kendaraan motor.

Bagi railfans seperti kami, sangat menikmati keindahan dan kegagahan KA-KA yang ada di Indonesia ini. KA-KA tersebut sangat tangguh untuk melewati perbukitan, pantai, bahkan perkotaan seperti Kota Bandar Lampung. Penggunaan KA Barang seperti Babaranjang sendiri sangatlah bagus untuk pendistribusian sumber tenaga PLTU Suralaya di Banten.

Tak lupa, kami juga mendokumentasikan Video KA Babaranjang melalui channerl youtube di sini.
Demikian, sedikit pengalaman kami di Stasiun Gelumbang dengan melintasnya KA Babaranjang. Salam hangat untuk pecinta railfans.

Tuesday, April 25, 2017

Stasiun Indralaya dan KA Kertalaya

Bagi Anda Warga Palembang pasti tidak asing dengan daerah bernama Indralaya. Daerah ini terletak antara jalan Palembang dan Prabumulih termasuk di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Stasiun yang dibuka pada 13 Maret 2008 ini merupakan Stasiun Ujung (Terminus). Stasiun Indralaya sendiri dipimpin oleh Seorang Kepala Stasiun dan beberapa PPKA. Sistem persinyalan Syasiun ini  masih menggunakan sinyal mekanik dimana tenaga penggeraknya masih menggunakan tuas-tuas bertenaga manusia. Stasiun Indralaya sangat istimewa karena hanya melayani Satu kereta yaitu KA Kertalaya.

KA Kertalaya merupakan Kereta Api yang menghubungkan Stasiun Kertapati dengan Indralaya sehingga disebut juga Kertalaya. Kereta ini merupakan KA Perintis yang sumber pembiayaannya dibiayai oleh Pemerintah. Tujuan utama dibangunnya Stasiun Indralaya dengan KA Kertalaya adalah untuk melayani keluarga besar UNSRI (Universitas Sriwijaya) yang terletak di Indralaya. Dengan adanya Kereta Api Kertalaya diharapkan Mahasiswa UNSRI dapat dengan mudah dan cepat terhubung dari Kota Kertapati dengan Indralaya.
KA Kertalaya Stabling di Stasiun Indralaya
Di Bangunnya Moda transporasi ular besi merupakan salah satu usaha dari pemerintah untuk mobilitas penduduk Palembang. Mengingat, Kota palembang dengan Indralaya letaknya cukup jauh dan semakin padatnya perjalanan darat dari Palembang dan Prabumulih. Karena dibiayai oleh pemerintah maka KA Perintis Kertalaya ini sangatlah terjangkau oleh penumpangnya. Saat ini tiket KA Kertalaya hanya Rp3.000,00. Anda juga dapat menikmati layanan KA ini dengan KA Kertalaya No.S13 dengan Rute Kertapati pukul 7.30 dan sampai di Indralaya pukul 08.00 WIB. Sedangkan untuk KA Kertalaya dengan No.S14 Rute Indralaya pukul 14.18 dan sampai di Kertapati pukul 14.48 WIB.

KA Kertalaya dapat berjalan hingga 100 Km/Jam dengan Jarak Stasiun Kertapati dengan Stasiun Indralaya adalah sejauh 51,2 Km. Menggu Lokomotif Diesel (KRD) buatan PT INKA dengan 4 Kereta Ekonomi AC. PT INKA sendiri menghabiskan waktu selama 2 tahun untuk membuat KA ini dengan dana yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp 15 Milyar.

Beberapa waktu yang lalu, masimam.com sempat memotret dan merekam Stasiun Indralaya dan KA Kertalaya yang dapat anda lihat pada halaman youtube sebagai berikut:

Sangat beruntung sekali, masimam.com sebagai railfans dapat melihat dan menyaksikan KA Kertalaya di Stasiun Indralaya. Keberadaan kereta ini sangat menyanyat hati karena kereta yang diperuntukkan untuk mahasiswa ini sangat sepi peminat. padahal harga yang ditawarkan dan jadwal yang diberikan telah mengakomodir kebutuhan mahasiswa. Lambat laun, jika tidak ada peminat untuk menaiki moda transportasi ini, bisa saja KA Kertalaya dihentikan. Untung saja KA ini masih dibiayai atau didanai oleh pemerintah sehingga dapat bertahan hingga saat ini.

Bagi mahasiswa Unsri dan warga Palembang, Ayo galakkan naik kereta api. Selain lebih cepat, keamanan juga terjamin. Ayo naik kereta api!!





Referensi:
  • Wikipedia.org, 22 Januari 2017, Stasiun Indralaya, diperoleh pada tanggal 25 April 2017 disitus:https://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Indralaya
  • Trijyafmplg,2015, mahasiswa unsri kembali nikmati kereta kertalaya, diperoleh pada tanggal 25 April 2017 disitus: http://trijayafmplg.net/berita/2015/01/mahasiswa-unsri-kembali-nikmati-kereta-kertalaya/
  • Wikipedia, 2009, Bus Rel Kertalaya, diperoleh pada tanggal 25 April 2017 pada situs: https://id.wikipedia.org/wiki/Bus_rel_Kertalaya


Monday, April 17, 2017

Martabak Har, Kulinernya Orang Palembang


Beberapa waktu yang lalu, ketika berdinas di Palembang ada kuliner yang manthab. Namanya adalah Martabak Har. Orang bilang kalau belum mencicipi martabak ini berarti belum merasakan makanan palembang. Tentu saja selain mpek-mpek sebagai makanan yang khas banget dengan kota ini. Martabak Har merupakan salah satu menu kuliner favorit di kota yang segera akan memiliki light rail transit (LRT) ini.
Martabak Har Kota palembang
Sebenarnya martabak har tidak berbeda dengan martabak yang lainnya, namun yang membedakan adalah isi telur (bebek/ayam) dipadu dengan kari kambingnya sangat menggugah rasa. Jenis makanan dari Haji Abdul Rozak merupakan hasil akulturasi dari makanan asli India. Namun makanan ini berbeda dengan makanan yang asal aktor shahrulkhan atau martabak lain yang ada di Bumi Indonesia. Martabak Har sangatlah berbeda dari martabak-martabak lainnya. Anda harus membuktikan langsung ke Palembang untuk mencicipinya.


Apabila anda ingin mencoba mengunjungi rumah makan martabak HAR yang pertama, anda bisa mengunjungi “Toko Kopi HAR” yang berada di Jln. Jendral Sudirman dekat bundaran air mancur Palembang (depan Masjid Agung Palembang). Tepatnya beralamat di: Jl. Jend. Sudirman No.537, 18 Ilir, Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121. Haji Abdul Rozak memperjual-belikan martabak ini sejak tanggal 7 Juli 1947. Jadi, Republik Indonesia baru berdiri, Martabak ini sudah Ada. Anda cukup mengeluarkan uang sekitar Rp15.000 untuk merasakan enaknya martabak Har. Murah meriah dan rasanya-pun ajib.

Untuk melihat reportase masimam.com menikmati Kuliner Khas palembang ini dapat melihat via Youtube dibawah ini.
Di video tersebut nampak jelas suasana yang asyik untuk menikmati lezatnya martabak yang dibumbui rempah-rempah khas India. Dinikmati dengan segelas kopi susu saya kira lebih manthab. Anda juga dapat menambahkan cabai untuk menambah sensasi pedas. Ketika saya datang ke toko martabak Har suasana masih sepi karena saya datang sekitar jam 09.00 WIB. Konon kabarnya toko ini akan ramai ketika jam istirahat siang atau saat malam menjelang. Anda tidak perlu kuatir untuk mencoba martabak ini kapanpun akan mencoba. Pagi, siang atau malam tidak jadi soal akrena makanan ini dapat dinikmati kapan saja. Apalagi ketika perut sedang lapar-laparnya.

Demikian sedikit informasi tentang kulinernya orang palembang. Semoga sedikit menambah referensi kuliner Anda ketika berjalan-jalan di kota Sriwijaya ini. 

Tuesday, April 11, 2017

Stasiun Kota Padang, Satu-satunya Stasiun di Provinsi Bengkulu

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan berkunjung di Satu-satunya Stasiun di Provinsi Bengkulu. Apalagi kalau bukan Stasiun Kota Padang. Stasiun Kotapadang (KOP) adalah stasiun kereta api yang berada di Kota Padang, Kota Padang, Rejang Lebong. Bagaimana hasil kunjungan saya ke Stasiun yang masih memberikan nuansa clasic nya ini? Berikut ini pengalaman saya pada bulan Maret 2017.
Stasiun Kotapadang
Stasiun kotapadang merupakan salah satu stasiun dibawah operasional Divre III palembang. Letaknya adalah diketinggian +107 m diatas permukaan laut dan berada di jalur km 528+945 antara Prabumulih lubuklinggau. Diapit oleh Stasiun muarasalim dan lubuklinggau. Kereta yang dilayani oleh stasiun ini adalah KA Serelo.

Sistem persinyalan masih menggunakan sinyal mekanik yang sangat terawat. PPKA sangat ramah dalam menyambut kedatangan kami. Lingkungan stasiun sangatlah bersih, walaupun atap-atapnya telah ada yang bolong. Kelemahan stasiun ini adalah berada di lingkungan yang jauh dari keramian sehingga okupansi penumpang sangatlah sedikit.
Jika anda tertarik mengenai kunjungan saya di Stasiun Kotapadang provinsi bengkulu ini, dapat melihat video sebagai berikut.
Mungkin cukup sekian informasi yang dapat saya berikan dari kunjungan di Stasiun provinsi bengkulu ini. Apabila teman-teman juga pernah mengunjungi stasiun ini, dapat meluangkan memberikan komentar di kolom yang telah disediakan. Jangan lupa untuk me-like fanspage dan men-subscribe channel youtube masimamcom.
Salam,