Skip to main content

Posts

Rute Perjalanan Kereta Api paling Menyeramkan di Dunia

Naik kereta api yang paling berkesan adalah perjalanannya yang sangat menarik. Di Indonesia, rute paling menarik adalah melalui jalur utara dimana anda akan dimanjakan dengan pemandangan gunung, laut, tebing yang tinggi dan sebagainya. Perjalanan tersebut ada yang menyenangkan dan ada pula yang membuat jantung berdetak kencang karena rute yang dilewati amatlah mengerikan. Kali ini akan dibahas rute atau jalur perjanan kereta api yang sangat menyeramkan yang ada di dunia. Foto oleh:  DEAGOSTINI/GETTY Sedikitnya ada 8 Rute Perjalanan Kereta Api paling Menyeramkan di Dunia , berikut ini rute-rute tersebut. 1.Death Railway Thailand Burma Railway, atau juga dikenal sebagai Death Railway , adalah rute perjalanan kereta antara Burma-Siam dengan perjalanan sejauh 415 kilometer (258 mil) antara Ban Pong, Thailand, dan Thanbyuzayat, Burma, yang dibangun oleh Kekaisaran Jepang pada tahun 1943 untuk mendukung pasukannya dalam Perang Dunia II di Burma. Kereta api ini menyelesa...

Romantika Kerja dan Keluarga

Kerja dan Keluarga merupakan kata yang berbeda makna namun sangat erat sekali hubungannya. Kita Kerja untuk Keluarga dan Keluarga bangga karena kita bekerja. Menurut Supriyadi (2003) Kerja adalah beban, kewajiban, sumber penghasilan, kesenangan, gengsi, aktualisasi diri, dan lain lain. Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986). Dari dua pengertian diatas terdapat hubungan antara kerja dan keluarga dimana kerja berkaitan dengan beban dan kewajiban yang harus dipikul untuk keberlangsungan budaya dan sosial dari anggota keluarga. Ilustrasi oleh  DOTS happy family cartoon Pertanyaan yang sering timbul berkenaan dengan kata "Kerja" dan "Keluarga" diantaranya adalah: Berapa gajimu sehingga engkau lupakan keluargamu? Kenapa jauh-jauh cari kerja, mem...

Kertas Kerja Audit

Menurut SA Seksi 339 Kertas Kerja paragraph 03 dalam Mulyadi (2002:100) mendefinisikan: “Kertas kerja adalah catatan-catatan yang diselenggarakan oleh auditor mengenai prosedur audit yang ditempuhnya, pengujian yang dilakukannya, informasi yang diperolehnya dan kesimpulan yang dibuatnya sehubungan dengan auditnya.” Kertas kerja pemeriksaan merupakan mata rantai yang menghubungkan catatan klien dengan laporan audit. Oleh karena itu, kertas kerja pemeriksaan merupakan alat penting dalam profesi auditor. Adapun tujuan dari dibuatnya kertas kerja pemeriksaan, Arens terjemahan Wibowo (2004:197) mengemukakan tujuan kertas kerja pemeriksaan secara menyeluruh “untuk membantu auditor memberikan keyakinan yang memadai bahwa audit yang layak telah dilakukan sesuai dengan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia.” Jenis kertas kerja audit adalah sebagai berikut: a. KKA Utama adalah KKA yang berisi simpulan hasil audit untuk keseluruhan/suatu seg...

Perencanaan Audit - Program Kerja Audit

Program Kerja Audit (PKA) adalah rancangan prosedur dan teknik audit yang disusun secara sistematis yang harus diikuti/dilaksanakan oleh auditor dalam kegiatan audit untuk mencapai tujuan audit. PKA disusun setelah auditor telah memiliki pemahaman yang cukup tentang tujuan audit di setiap tahap. Pemahaman ini diperoleh sebelum penugasan, saat survey pendahuluan. Saat evaluasi Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) dan setelah pengembangan temuan sampai pada firm audit objectives .  Konsep PKA disiapkan oleh ketua Tim. Kemudian, pengendalian teknis (PT) mereviu untuk memberikan tambahan informasi dan arahan. Setelah itu, PKA direviu kembali oleh pengendali mutu (PM) untuk disetujui. PKA ibarat peta bagi turis yang menunjukan tempat-tempat penting yang harus didatanginya. Bila turis tidak membaca peta, ia tidak mungkin memilih objek wisata yang paling baik dengan ekonomis, efesien dan efektif. Tujuan dan manfaat PKA adalah sebagai berikut: Sarana pemberian tugas kepada tim...

Prosedur, Teknik dan Bukti Audit

Dalam pelaksanaan audit, auditornharus melakukan pengumpulan bukti. Urutan langkah yang ditempuh oleh auditor dalam rangka memperoleh bukti disebut prosedur audit. Arens terjemahan Wibowo (2004:242) mendefinisikan bahwa “prosedur audit ( audit procedure ) adalah metode atau teknik yang digunakan auditor untuk memperoleh dan menilai suatu bukti.” Sedangkan, jenis-jenis prosedur audit yang dipergunakan dalam pemeriksaan diantaranya: 1. Inspecting, meliputi pemeriksaan atau penelitian secara cermat atas dokumen dan catatan secara detail. Juga meliputi pemeriksaan fisik atas aktiva berwujud untuk memperoleh pengetahuan langsung mengenai eksistensi dan kondisi (menilai physical evidence ). 2. Confirming, suatu bentuk pengajuan pertanyaan yang memungkinkan auditor memperoleh informasi secara langsung dari sumbernya yang independen. Prosedur audit ini menghasilkan confirmation evidence . 3. Inquiring, suatu bentuk pengajuan pertanyaan lisan atau tertu...

Kereta Api Joko Kendil, kereta legendaris sejak 1938

Kabar baik untuk pecinta kereta api jadul, PT Kereta Api In­donesia (KAI) Daerah Oprasional (Daop) I, Jakarta kembali mengoprasionalkan kereta Bon-bon dan Joko Kendil sebagai kereta wisata. Kereta legendaris buatan 1938 ini rencanannya diperuntukan bagi wisatawan untuk keliling Jakarta. Peluncuran kedua kereta api wisata ini bertepatan dengan rangkaian HUT PT Kereta Api Indonesia ke 71. Kereta api Joko kendil ada dua yaitu Joko kendil I dan Joko Kendil II. Joko Kendil I terkenal sebagai kereta elit untuk inspeksi para kepala PT KA zaman Belanda sedangkan Joko Kendil II yang dikenal sebagai kereta penolong. Dinding kereta Joko Kendil I dipoles dengan kayu berplitur coklat, dengan lantai plastik motif marmer, didalamnya tetap dipertahankan seperti fungsi kereta dulunya yaitu untuk tempat pertemuan para pejabat PT KA dengan dilengkapi sebuah bar mini. Sedangkan untuk Joko Kendil II dalamnya yang dulunya berisi peralatan derek kereta, saat ini diubah menjadi ruangan santai dengan kurs...

Tahapan Audit

Bagi orang yang baru belajar menjadi seoarang Auditor mungkin perlu mengetahui tahapan-tahapan Audit.  Tahapan audit adalah tahap-tahap yang harus dilalui oleh seseorang auditor dalam melaksanakan suatu proses audit. Tiap tahap mempunyai tujuan dan manfaat tertentu untuk mencapai tujuan audit. Tiap jenis audit memiliki tahapan yang berbeda. Menurut Arens (2007), tahapan dalam audit operasional adalah sebagai berikut: Tahap I : Perencanaan Audit Tahap II : Pengumpulan dan Evaluasi Bukti Tahap III : Pelaporan dan Tindak Lanjut Meskipun tujuan audit dan jenis audit berbeda, menurut Taylor dan Glezen (1997), secara umum tahapan audit mencakup hal-hal berikut: Perencanaan audit Pemahaman dan pengujian pengendalian intern Pengujian substantive Pelaporan Jika digambarkan dengan bagan, tahapan audit adalah sebagai berikut: Tahapan Audit Pengembangan tujuan dalam proses dimulai dari Potensial Audit Objectives (PAO) yaitu pernyataan tujuan-t...